MERCURY STRATEGIC AMBIL ALIH NATO, SIAP GELAR TENDER WAJIB?
Share via
Terbit Pada
18 December 2025
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 23-06-2026, 05:42:pm
35155131
IQPlus, (18/12) - PT Mercury Strategic Indonesia resmi mengambil alih kendali PT Surya Permata Andalan Tbk (NATO) setelah membeli sebanyak 2,15 miliar saham atau setara 26,87% kepemilikan. Nilai transaksi pengambilalihan tersebut mencapai sekitar Rp393,45 miliar dengan harga pelaksanaan Rp183 per saham.
Perubahan pengendali terjadi dari PT Karunia Berkah Jayasejahtera kepada PT Mercury Strategic Indonesia. Transaksi pengambilalihan saham dilakukan melalui mekanisme pasar negosiasi pada 12 Desember 2025 dan telah dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta PT Bursa Efek Indonesia (BEI).
Seiring dengan terjadinya perubahan pengendali, PT Mercury Strategic Indonesia selaku pengendali baru wajib melaksanakan Penawaran Tender Wajib (PTW) sesuai dengan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 9/POJK.04/2018 tentang Pengambilalihan Perusahaan Terbuka.
Dalam keterbukaan informasi kepada masyarakat, Direktur Utama NATO, Gede Putu Adnawa menyampaikan bahwa, pengendali baru menyatakan niat untuk melaksanakan Penawaran Tender Wajib atas saham yang dimiliki oleh pemegang saham minoritas. Tender tersebut direncanakan untuk membeli hingga sebanyak-banyaknya 4,99 miliar saham atau sekitar 62,459% dari total saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh perseroan.
"Pelaksanaan Penawaran Tender Wajib tersebut dijadwalkan berlangsung pada periode 2 Februari hingga 3 Maret 2026, sesuai dengan persetujuan regulator. Dengan demikian, pemegang saham publik memiliki kesempatan untuk melepas sahamnya kepada pengendali baru sesuai dengan ketentuan yang berlaku,"katanya, dalam keterangan tertulisnya, yang dikutip, Kamis (18/12).
Manajemen menyampaikan bahwa rencana Penawaran Tender Wajib ini merupakan bagian dari pemenuhan kewajiban hukum sekaligus upaya memberikan perlindungan kepada pemegang saham minoritas pasca-perubahan pengendali di tubuh perseroan. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
