BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

MENUJU GO PRIVATE, TENDER SAHAM IBST DIPERPANJANG

Terbit Pada

02 September 2026

Saham Terkait

Terakhir diperbarui: 10-07-2026, 12:01:am

24440164

IQPlus, (2/9) - PT iForte Solusi Infotek (iForte) kembali memperpanjang masa penawaran tender sukarela (VTO) atas saham PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST). Perpanjangan kedua dilakukan untuk memberikan kesempatan kepada pemegang saham publik yang belum memutuskan berpartisipasi dalam aksi tersebut.

Perpanjangan masa VTO dilakukan sesuai ketentuan Pasal 17 ayat (2) juncto Pasal 22 POJK 54/2015. Dalam pengumuman tersebut, iForte menyatakan seluruh syarat, ketentuan, prosedur, serta harga penawaran tetap sama dengan yang tercantum dalam Tambahan Informasi atas Pernyataan VTO yang diumumkan sebelumnya.

Harga penawaran ditetapkan sebesar Rp5.400 per saham. Adapun Periode Kedua Perpanjangan VTO berlangsung selama 30 hari, mulai 4 September 2026 pukul 08.30 WIB hingga 3 Oktober 2026. Namun, karena 3 Oktober 2026 bukan merupakan hari operasional Biro Administrasi Efek dan perusahaan efek yang ditunjuk, periode tersebut secara operasional berakhir pada 2 Oktober 2026 pukul 16.00 WIB.

Pemegang saham publik yang ingin berpartisipasi dalam VTO pada periode perpanjangan kedua wajib melengkapi dan menandatangani seluruh dokumen yang dipersyaratkan serta menyerahkannya kepada perusahaan sekuritas atau bank kustodian masing-masing paling lambat 2 Oktober 2026 pukul 16.00 WIB. Pembayaran harga penawaran kepada pemegang saham yang berpartisipasi dalam periode tersebut akan dilakukan paling lambat 14 Oktober 2026.

Hingga 1 September 2026 pukul 16.00 WIB, tercatat 113 pemegang saham publik telah berpartisipasi dalam VTO dengan jumlah 480.110 saham, atau setara 73,77% dari total saham publik. Jumlah tersebut merupakan posisi pada hari kerja terakhir periode VTO sebelum perpanjangan kedua dimulai.

Pelaksanaan VTO tersebut merupakan bagian dari perlindungan hak pemegang saham publik sebagaimana diatur dalam POJK 45/2024. Dalam pengumumannya, iForte menyebut apabila IBST memenuhi seluruh syarat dan ketentuan serta memperoleh persetujuan dari instansi terkait, termasuk OJK dan BEI, terkait rencana go private dan delisting, maka pemegang saham publik yang tidak berpartisipasi dalam VTO akan menjadi pemegang saham perusahaan tertutup. (end)