MENTERI PU PERCEPAT PENANGANAN INFRASTRUKTUR SANITASI DI ACEH TAMIANG
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
22 January 2026
02141287
IQPlus, (22/1) - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat penanganan infrastruktur sanitasi terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, guna mencegah risiko gangguan kesehatan lingkungan serta memastikan layanan dasar masyarakat dapat segera pulih.
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pemulihan infrastruktur sanitasi merupakan bagian penting dari penanganan pasca bencana.
"Sanitasi yang berfungsi dengan baik adalah kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, penanganan tempat pemrosesan akhir (TPA) dan instalasi pengolahan lumpur tinja (IPLT) harus dilakukan cepat, bertahap, dan berkelanjutan agar tidak menimbulkan risiko kesehatan di kemudian hari," kata Dody dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.
Selama 10 hari terakhir, Kementerian PU melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) Aceh telah melakukan pembersihan intensif pada kawasan TPA dan IPLT yang terdampak timbunan material pasca bencana.
Kegiatan ini dilaksanakan dengan melibatkan program padat karya, sehingga selain mempercepat pemulihan lingkungan juga memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat setempat.
Dody Hanggodo juga mengungkapkan Hunian Sementara (Huntara) 2 di Aceh Tamiang dilengkapi material untuk meredam cuaca panas.
Menurut dia, sebagai bentuk perhatian terhadap kondisi iklim dan kenyamanan warga, setiap unit Huntara 2 dilengkapi atap dengan lapisan aluminium foil yang berfungsi sebagai peredam panas. Lapisan ini memantulkan radiasi matahari sehingga suhu di dalam hunian tetap lebih sejuk, khususnya pada siang hari. (end/ant)
Riset Terkait
Berita Terkait
