BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    MENTAN : PENGUATAN DOLAR AS MOMENTUM POSITIF UNTUK EKSPOR PERTANIAN RI

    Kategori

    Ekonomi Bisnis

    Terbit Pada

    08 June 2026

    15858712

    IQPlus, (8/6) - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menilai penguatan dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah menjadi momentum positif untuk mendorong peningkatan ekspor komoditas pertanian dan perkebunan Indonesia ke pasar global.

    "Khusus (sektor) perkebunan itu kami dorong ekspor, termasuk sawit kita dorong, kenapa? Ini momentum yang baik," kata Mentan ditemui usai Rapat Koordinasi Pembahasan Pengembangan dan Upaya Stabilisasi Harga Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit di Jakarta, Senin.

    Amran menyampaikan hal tersebut saat menjawab pertanyaan awak media mengenai dampak pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bagi sektor pertanian dan perkebunan nasional.

    Menurut dia, kondisi nilai tukar rupiah yang menembus lebih dari Rp18.000 per dolar AS perlu disikapi secara cermat karena berpotensi memberikan pengaruh terhadap berbagai aktivitas usaha, termasuk perdagangan komoditas pertanian.

    Meski demikian, Amran menilai setiap tantangan ekonomi selalu menghadirkan peluang yang dapat dimanfaatkan untuk memperkuat sektor pertanian nasional, terutama melalui peningkatan ekspor komoditas unggulan ke pasar global.

    Menurut dia, sektor perkebunan menjadi salah satu subsektor yang berpotensi memperoleh manfaat dari kondisi tersebut karena produk-produk ekspor Indonesia akan semakin kompetitif di pasar internasional.

    Karena itu, Kementerian Pertanian terus mendorong percepatan ekspor berbagai komoditas unggulan, termasuk kelapa sawit, hortikultura dan komoditas pangan yang memiliki peluang pasar cukup besar.

    Amran menegaskan peningkatan ekspor diharapkan dapat memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi petani sehingga kesejahteraan mereka meningkat seiring tumbuhnya kinerja perdagangan pertanian nasional.

    "Sisi positifnya (dari pelemahan rupiah pada sektor) perkebunan adalah seluruh perkebunan hortikultura, pangan kita yang diekspor, itu kita dorong cepat. Kita dorong cepat sehingga petani untung, petaninya untung," ucap Amran. (end/ant)