BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

MENPAR SEBUT MOTOGP KEMBANGKAN WISATA OLAHRAGA SECARA POSITIF

Kategori

Ekonomi Bisnis

Terbit Pada

12 October 2026

28436308

IQPlus, (12/10) - Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyebut gelaran MotoGP Mandalika 2026 di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat, telah mengembangkan wisata olahraga (sport tourism) di Indonesia ke arah yang positif.

"Olahraga merupakan salah satu tema pariwisata yang sangat potensial untuk terus dikembangkan. Secara global, olahraga telah terbukti menjadi magnet pariwisata yang sangat efektif. Karena itu, kita perlu terus bersinergi agar sport tourism di Indonesia dapat tumbuh semakin baik," kata Widiyanti dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Senin,

Dalam ke Lombok, Minggu (11/10), Widiyanti mengatakan kegiatan olahraga kelas dunia itu telah menarik wisatawan untuk berkunjung sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Di samping itu, MotoGP Mandalika juga telah menjadi salah satu agenda strategis nasional dalam pengembangan wisata olahraga di Indonesia.

Kegiatan yang sudah digelar selama empat tahun itu memberikan perkembangan yang positif. Hal itu tercermin dari tren peningkatan jumlah penonton setiap tahun, termasuk semakin besarnya perhatian masyarakat internasional terhadap ajang balap motor bergengsi yang diselenggarakan di Indonesia ini

Penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 (MotoGP Indonesia 2026) mencatat jumlah pengunjung tertinggi, yakni lebih dari 150 ribu orang, dengan dampak ekonomi efek pengganda dari penyelenggaraan tahun ini diperkirakan mencapai Rp5 triliun, yang semakin memperkuat peran MotoGP Mandalika sebagai penggerak pariwisata dan ekonomi daerah.

MotoGP Mandalika juga telah memberikan dampak ekonomi yang signifikan. Berdasarkan hasil kajian Kementerian Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/ Bappenas terhadap penyelenggaraan MotoGP pada tahun sebelumnya, menunjukkan dampak ekonomi yang dihasilkan secara nasional diperkirakan mencapai Rp2,7 triliun hingga Rp4,7 triliun.

Dampak tersebut dirasakan oleh berbagai sektor usaha, mulai dari industri perhotelan, transportasi, kuliner, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang memperoleh manfaat dari meningkatnya aktivitas wisatawan selama penyelenggaraan MotoGP.

"Efek pengganda yang dihasilkan menjangkau berbagai sektor, mulai dari tingkat okupansi hotel yang mencapai 100 persen di kawasan Mandalika dan 90 persen di Lombok Tengah serta Kota Mataram, peningkatan jumlah penumpang transportasi udara, hingga kenaikan omzet UMKM," ucap Widiyanti. (end)