MENKO BAHLIL EVALUASI EKSPOR GAS UNTUK BANGUN INDUSTRI PETROKIMIA
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
23 October 2026
29558041
IQPlus, (23/10) - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia menyampaikan akan mengevaluasi ekspor gas untuk mengoptimalkan konsumsi dalam negeri, sebab Indonesia akan membangun industri hilirisasi petrokimia.
"Ke depan, saya akan mencoba untuk melakukan exercise (kajian) ulang agar mengoptimalkan untuk konsumsi di dalam negeri, termasuk di dalamnya adalah bahan baku," ujar Bahlil ketika ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat.
Ia menyampaikan bahwa pemerintah mendorong pengembangan industri hilirisasi petrokimia, di mana bahan bakunya adalah gas. Oleh karena itu, pemerintah akan mengkaji ulang ekspor gas Indonesia.
Bahlil yang juga Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menjelaskan bahwa dari 100 persen produksi gas Indonesia, sebesar 30 persen diekspor ke luar negeri sementara 70 persennya untuk konsumsi domestik. Angka tersebutlah yang nanti akan dikaji kembali oleh Bahlil.
Di sisi lain, ketika disinggung mengenai rencana pemerintah untuk mengevaluasi ekspor gas ke negara tetangga, Bahlil menyampaikan dalam membuat keputusan, pemerintah sudah memikirkan semuanya.
"Pemerintah dalam membuat keputusan, setiap langkah sudah memikirkan semuanya. Yang jelas bahwa kami menghargai semua hubungan dengan siapa saja, tapi juga asas penghargaan harus sama juga, ya," ujar Bahlil. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
