MENDAG TINGKATKAN HUBUNGAN DAGANG DENGAN THAILAND
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
05 August 2026
21638933
IQPlus, (5/8) - Menteri Perdagangan Budi Santoso menyampaikan, Indonesia dan Tailan merupakan mitra kunci dalam pertumbuhan ekonomi ASEAN. Sementara itu, dari sisi bilateral, Mendag Busan menyambut baik capaian perdagangan kedua negara yang pada 2025 mencapai USD 17,7 miliar. Ia pun menyampaikan dukungannya bagi kolaborasi pelaku usaha Indonesia dan Tailan dalam forum bisnis yang dapat meningkatkan peningkatan hubungan dagang kedua negara.
Mendag Busan menyampaikan hal itu saat memberikan sambutan pada Forum Bisnis Indonesia-Tailan bertajuk "Advancing the Indonesia-Thailand Strategic Partnership: Building Integrated Value Chains in Industry, Services, and the Halal Economy" pada Selasa, (4/8) di Jakarta. Forum tersebut terlaksana melalui kolaborasi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dan Kamar Dagang Tailan (Thai Chamber of Commerce).
"Kami mengapresiasi Forum Bisnis Indonesia-Tailan sebagai platform penting untuk memperkuat kerja sama ekonomi, mempromosikan investasi, dan memperluas kolaborasi bisnis antara Indonesia dan Tailan. Kami harap forum ini dapat menciptakan hasil konkret," kata Mendag Busan.
Mendag Busan menambahkan, kebijakan perdagangan Indonesia saat ini fokus pada diversifikasi pasar ekspor dan memperluas akses pasar. Upaya ini ditempuh melalui utilisasi persetujuan bilateral dan regional.
"Untuk mendukung strategi ini, Indonesia terus berupaya meningkatkan daya saing pelaku usaha kami, terutama usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kami juga akan memperkuat integrasi pelaku usaha Indonesia, termasuk UMKM, ke rantai nilai global," kata Mendag Busan.
Selain itu, Mendag Busan menyampaikan optimismenya terhadap Indonesia di tengah ketidakpastian global. Menurutnya, perdagangan dan investasi internasional saat ini turut dipengaruhi dinamika geopolitik, penyesuaian rantai pasok, tantangan iklim, dan transformasi teknologi yang serba cepat. Namun, Indonesia masih memiliki pasar domestik yang terus tumbuh, tenaga kerja usia muda dan produktif, dan sumber daya alam yang melimpah.
Untuk mendukung potensi tersebut, Pemerintah Indonesia berkomitmen kuat terhadap hilirisasi, ketahanan pangan, pembangunan berkelanjutan, dan perluasan pasar global. Potensi ini dapat dimanfaatkan untuk menjadikan Indonesia pemain penting di tingkat global.
"Berbagai potensi ini mampu memposisikan Indonesia sebagai hub produksi, investasi, dan ekspor yang strategis," kata Mendag Busan. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
