MENDAG: RI-FILIPINA JAJAKI SKEMA BARTER DI TENGAH PELEMAHAN KURS
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
04 June 2026
15452165
IQPlus, (4/6) - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengatakan Indonesia tengah menyiapkan kerja sama perdagangan dengan Filipina melalui skema barter sebagai alternatif transaksi di tengah tantangan nilai tukar (kurs) yang dihadapi kedua negara.
Hal tersebut disampaikan Budi saat menanggapi terkait pelemahan rupiah terhadap perdagangan luar negeri di kantor Kementerian Perdagangan (Kemendag), Jakarta, Rabu.
"Kita ada alternatif misalnya pakai barter. Nanti tanggal 12 (Juni) kita ketemu dengan pengusaha Filipina," ujar Budi.
Budi mengatakan rencana tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuannya dengan salah satu pengusaha Filipina di sela-sela pertemuan The ASEAN Joint Foreign and Economic Ministers (AMM-AEM) di Cebu, Filipina, beberapa waktu lalu.
Menurutnya, pengusaha tersebut selama ini menjadi importir produk Indonesia dan mengusulkan penggunaan mekanisme barter untuk mempermudah perdagangan.
Selain itu, Indonesia dan Filipina sama-sama mengalami pelemahan nilai tukar mata uang terhadap dolar AS. Usulan tersebut kemudian muncul sebagai alternatif baru.
Lebih lanjut, Kementerian Perdagangan telah menindaklanjuti usulan tersebut dengan mencarikan pembeli (buyer) yang sesuai.
Ia menyebut buyer untuk kerja sama tersebut sudah ditemukan dan penandatanganan kontrak direncanakan berlangsung pada 12 Juni mendatang. (end/ant)
Riset Terkait
Berita Terkait
