MENDAG: PERANG GLOBAL BERKEPANJANGAN BERPOTENSI MENEKAN EKSPOR
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
27 March 2026
08555224
IQPlus, (27/3) - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengatakan konflik geopolitik global yang berkepanjangan berpotensi menekan pertumbuhan ekspor Indonesia, meski permintaan dari pasar internasional masih relatif stabil.
Ditemui di Kantor Kementerian Perdagangan Jakarta, Jumat, Budi menyampaikan dampak utama konflik saat ini belum terlihat pada sisi permintaan barang, melainkan lebih terasa pada rantai logistik dan distribusi perdagangan internasional.
Namun, apabila konflik tidak segera berakhir maka akan berisiko menahan laju pertumbuhan ekspor nasional dibandingkan dengan capaian tahun sebelumnya.
"Tentu kalau ini (perang) nggak selesai, misalnya, nggak selesai terus-menerus ya bisa dampaknya ke ekspor kita. Paling tidak ekspor kita bisa pertumbuhannya bisa lebih rendah daripada tahun lalu. Tapi mudah-mudahan cepat selesai," kata Budi.
Ia menjelaskan kenaikan harga minyak dunia menyebabkan biaya transportasi meningkat, sementara penutupan sejumlah pelabuhan internasional memaksa pelaku usaha melakukan pengalihan rute pengiriman yang lebih panjang.
"Kemarin kita komunikasi juga dengan eksportir. Jadi menurut mereka, ini masih memenuhi permintaan sebenarnya. Permintaan ekspor ke Timur Tengah masih berjalan. Cuma itu tadi, cost-nya mungkin lebih tinggi untuk biaya transportasinya," ujar Budi. (end/ant)
Riset Terkait
Berita Terkait
