MENDAG : MANUFAKTUR JADI MOTOR UTAMA KINERJA EKSPOR RI
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
02 October 2026
27450982
IQPlus, (2/10) - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menyampaikan kinerja ekspor Indonesia ditopang oleh ekspor industri pengolahan atau manufaktur yang tumbuh 12,48 persen.
Nilai ekspor Indonesia pada Agustus 2026 mencapai 26,61 miliar atau tumbuh 6,72 persen dibanding Agustus 2025. Pertumbuhan pada Agustus 2026 ditopang oleh ekspor nonmigas sebesar 25,62 miliar dolar AS. Dari nilai tersebut, ekspor industri pengolahan atau manufaktur tumbuh 12,48 persen.
"Di tengah dinamika ekonomi global, produk-produk Indonesia tetap diminati dan mampu bersaing di pasar internasional. Pertumbuhan ekspor ini menjadi sinyal positif bahwa aktivitas perdagangan Indonesia
terus berada dalam tren ekspansif," ujar Budi dalam keterangan di Jakarta, Jumat.
Budi memaparkan, pada Januari-Agustus 2026, nilai ekspor Indonesia mencapai 193,64 miliar dolar AS atau meningkat 4,74 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Di sisi lain, ekspor industri pengolahan menjadi penopang utama pada Januari-Agustus 2026 dengan nilai 159,55 miliar dolar AS atau tumbuh 7,87 persen.
Ia menekankan, akselerasi ekspor manufaktur mencerminkan keberhasilan Indonesia menggeser struktur ekonomi menuju produk bernilai tambah.
Menurutnya, Indonesia kini mulai bertransformasi dari eksportir bahan mentah ke produsen produk olahan industri bernilai tambah tinggi.
"Hilirisasi ini terbukti menjadi katalis utama yang melipatgandakan nilai ekspor, memperkuat daya saing industri nasional, serta menciptakan dampak berganda bagi penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi domestik," kata Budi. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
