BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    MENDAG : HARGA KEBUTUHAN POKOK DI KUDUS MASIH TERKENDALI

    Kategori

    Ekonomi Bisnis

    Terbit Pada

    12 March 2026

    07046792

    IQPlus, (12/3) - Menteri Perdagangan RI Budi Santoso memastikan stok bahan kebutuhan pokok masyarakat di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, dalam kondisi aman dengan harga yang masih terkendali menjelang Hari Idul Fitri 2026.

    "Pemerintah terus memantau perkembangan harga bahan pokok di berbagai daerah, termasuk di Kudus, melalui sistem pemantauan harga yang terintegrasi secara nasional," ujarnya ditemui usai melakukan peninjauan harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Baru Wergu Wetan, Kabupaten Kudus, Kamis.

    Hadir dalam kegiatan tersebut, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, Bupati Kudus Sam'ani Intakoris, dan Pimpinan Wilayah Bulog Jateng Sri Muniyati.

    Ia mengatakan kedatangannya ke Pasar Wergu ini mengecek harga di beberapa daerah, salah satunya sekarang di Kudus.

    Sebenarnya Kementerian Perdagangan memiliki aplikasi Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) yang bisa memantau harga di seluruh Indonesia, sekitar 550 titik pasar di lebih dari 500 kabupaten/kota.

    Namun, kata Budi, pihaknya tetap melakukan pengecekan langsung ke pasar guna memastikan ketersediaan barang dan kondisi harga di lapangan.

    Selain itu, kehadiran pemerintah di pasar juga diharapkan dapat memberikan dampak psikologis bagi para pedagang agar tidak menaikkan harga secara berlebihan.

    Dari hasil pengecekan di pasar, kata dia, sejumlah komoditas terpantau masih dalam kondisi terkendali. Harga daging sapi berada di kisaran Rp140 ribu per kilogram, sementara harga ayam sempat berada di bawah harga eceran tertinggi (HET), namun saat ini masih sedikit di atas HET.

    Sementara itu, harga telur relatif stabil. Untuk komoditas cabai, cabai rawit sempat mengalami kenaikan, namun kini mulai turun dari sekitar Rp100 ribu/kilogram menjadi Rp70 ribu per kilogram.

    Sedangkan untuk harga cabai merah dan cabai hijau masih berada di bawah harga eceran tertinggi. Selain itu, harga beras dan minyak goreng juga terpantau normal.

    Ia menegaskan pemerintah terus berupaya menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan pasokan bahan pokok, khususnya menjelang Lebaran agar masyarakat dapat menjalani ibadah puasa dan merayakan Hari Raya Lebaran dengan tenang.

    "Kami ingin harga-harga tetap terkendali dan pasokan tercukupi sehingga masyarakat bisa berbelanja sesuai harga yang ditetapkan pemerintah," ujarnya.

    Pemerintah juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, pemasok, dan distributor untuk memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar.

    Ia juga meminta peran media untuk turut menginformasikan apabila terjadi kenaikan harga yang signifikan di pasar, sehingga pemerintah dapat segera melakukan intervensi pasar.

    "Jika ada harga yang naik, tolong sampaikan. Supaya pemerintah bisa segera mengambil langkah intervensi," ujarnya. (end/ant)