BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

MENDAG DORONG EKSPOR MEMBAIK DI TENGAH GEJOLAK HARGA MINYAK

Kategori

Ekonomi Bisnis

Terbit Pada

22 September 2026

26455592

IQPlus (22/9) - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso berharap kinerja positif ekspor Indonesia bisa terjaga dan lebih baik lagi di tengah tren harga minyak dunia yang kembali menunjukkan kenaikan beberapa waktu terakhir.

"Memang kemarin sempat harga minyak naik lagi, seperti pada bulan April dan Mei kalau tidak salah. Ya, harapan kita, yang kita lakukan adalah bagaimana ekspor kita terus meningkat, karena jangan sampai defisit minyak ini nanti mempengaruhi surplus dari (komoditas) nonmigas," kata Mendag di Jakarta, Selasa.

"Jadi yang migas jangan terlalu besar defisitnya, sehingga surplus ini bisa kita tingkatkan," ujarnya menambahkan.

Adapun Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, nilai ekspor Indonesia pada periode Januari-Juli 2026 mencapai 167,03 miliar dolar AS atau naik 4,43 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025.

Sejalan dengan total ekspor, nilai ekspor nonmigas naik 5,21 persen menjadi 160,01 miliar dolar AS. Sementara pada Juli 2026, ekspor mencapai 26,22 miliar dolar AS, naik 6,05 persen dibanding Juli 2025.

Demikian juga dengan ekspor nonmigas Juli 2026 naik 6,84 persen menjadi 25,43 miliar dolar AS.

Lebih lanjut, Mendag Budi mengatakan salah satu upaya perluasan pasar ekspor adalah melalui Trade Expo Indonesia 2026 yang akan digelar pada 14-18 Oktober.

"Salah satu upaya agar bagaimana kita bisa meningkatkan ekspor kita lebih besar lagi. Sekarang, antusiasme buyer yang mau datang (ke Trade Expo Indonesia 2026), sudah konfirmasi hadir lebih dari 4 ribu," kata pria yang akrab disapa Busan itu.

Di sisi lain, harga minyak mentah dunia mengalami kenaikan pada perdagangan Selasa (22/9) seiring dinamika geopolitik menyusul potensi digelarnya dialog antara Amerika Serikat dan Iran di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB pekan ini. (end)