BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

MBMA GELONTORKAN RP48,23 MILIAR UNTUK EKSPLORASI KUARTAL II 2026

Terbit Pada

13 July 2026

Saham Terkait

Terakhir diperbarui: 10-07-2026, 04:11:pm

19329850

IQPlus, (13/7) - PT Merdeka Battery Materials Tbk (IDX: MBMA) secara resmi mengumumkan laporan eksplorasi untuk triwulan yang berakhir pada 30 Juni 2026 (Q2). Emiten ini terus menjalankan program eksplorasi aktif yang berfokus pada delineasi penambahan sumber daya nikel di Tambang Sulawesi Cahaya Mineral (Tambang SCM). Untuk mendukung keberlangsungan kegiatan tersebut sepanjang kuartal kedua, perusahaan mencatat total perkiraan biaya eksplorasi yang dikeluarkan mencapai IDR 48,23 miliar atau setara dengan sekitar US$ 2,75 juta.

MBMA saat ini memegang portofolio aset berkualitas tinggi dalam rantai nilai bahan baku baterai yang terletak di Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara. Selain Tambang SCM, aset utama yang dimiliki meliputi Rotary Kiln-Electric Furnace Smelters (RKEF Smelters), fasilitas konverter Nikel Matte, serta Operasi Acid Iron Metal (Operasi AIM). Perusahaan juga tengah menggarap beberapa proyek pengembangan hilir yang signifikan, di antaranya fasilitas pengolahan High Pressure Acid Leach (HPAL) dan kawasan industri bahan baku baterai Indonesia Konawe Industrial Park (IKIP).

Kegiatan eksplorasi nikel ini dipusatkan di area Tambang SCM yang berlokasi di Konawe, Sulawesi Tenggara. Seluruh pelaksanaan pekerjaan di lapangan dilakukan oleh PT Sulawesi Cahaya Mineral selaku pihak yang mengelola eksplorasi. Dalam prosesnya, tim di lapangan menerapkan beberapa metode pengujian terukur, meliputi pengeboran dari permukaan (diamond drilling), pemetaan geologi, pengambilan sampel, hingga survei geofisika menggunakan metode Ground Penetration Radar (GPR).

Berdasarkan hasil pengujian selama Q2 2026, MBMA melaporkan sebanyak 1.171 lubang bor telah berhasil diselesaikan. Total kedalaman pengeboran kumulatif dari seluruh lubang tersebut mencapai 33.750 meter. Program pengeboran ini didominasi oleh aktivitas pengeboran infill yang bertujuan meningkatkan kategori sumber daya dari tereka (inferred) menjadi tertunjuk (indicated) dan terukur (measured), dengan sebagian porsi lainnya dialokasikan untuk pengeboran eksplorasi.

Selain aktivitas pengeboran utama, perusahaan juga merampungkan serangkaian kegiatan teknis pendukung di wilayah konsesi tersebut. Tercatat, survei grid line untuk persiapan akuisisi data GPR telah diselesaikan sepanjang 54,91 km, disusul dengan realisasi akuisisi data GPR yang mencapai panjang total 104,8 km. Lebih lanjut, pemetaan geologi dan pengambilan sampel permukaan juga dilakukan pada area seluas 805 hektar di area PB, di mana total sebanyak 79 sampel permukaan berhasil dikumpulkan.

Menatap periode selanjutnya, MBMA telah menyusun rencana tindak lanjut yang terstruktur demi menjaga keberlanjutan proyek bahan baku ini. Program diamond drilling akan terus dilanjutkan untuk meningkatkan kategori sumber daya sekaligus menambah sumber daya baru melalui pengeboran eksplorasi. Di samping itu, agenda eksplorasi regional akan terus dijalankan lewat pemetaan permukaan dan survei GPR tambahan demi mengidentifikasi area laterit potensial yang baru. (end)