BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

MANAJEMEN XOLARE (SOLA) BUKA SUARA SOAL VOLATILITAS TRANSAKSI SAHAM

Terbit Pada

10 August 2026

Saham Terkait

Terakhir diperbarui: 07-08-2026, 11:41:am

22153763

IQPlus, (10/8) - Manajemen PT Xolare RCR Energy Tbk (SOLA) menegaskan bahwa pihaknya tidak mengetahui adanya fakta atau informasi material penting yang dapat memengaruhi nilai efek perusahaan maupun keputusan investasi para pemodal. Penjelasan ini disampaikan manajemen perseroan guna merespons surat permintaan klarifikasi dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait volatilitas transaksi saham perseroan.

Pernyataan tersebut disampaikan Sekretaris Perusahaan PT Xolare RCR Energy Tbk, Dinda Oktavia, melalui surat resminya. Surat ini sekaligus menanggapi permintaan penjelasan dari pihak bursa nomor S-10422/BEI.PP2/08-2026 yang dilayangkan pada 7 Agustus 2026.

"Perseroan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi nilai efek perusahaan atau keputusan investasi pemodal sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 31/POJK.04/2015 maupun ketentuan Peraturan Nomor I-E Keputusan Direksi BEI," ungkap Dinda dalam keterangannya.

Selain memastikan tidak ada informasi penting yang ditutup-tutupi dari publik, manajemen Xolare RCR Energy Tbk juga menegaskan tidak memiliki rencana aksi korporasi dalam waktu dekat. Hal ini mencakup aksi korporasi yang berpotensi memengaruhi pencatatan saham perseroan di bursa, setidaknya dalam kurun waktu tiga bulan mendatang.

Mengenai aktivitas dan kepemilikan saham, manajemen menjelaskan bahwa perubahan kepemilikan saham oleh jajaran Direksi, Dewan Komisaris, maupun pemegang saham tertentu senantiasa dilaporkan secara berkala. Pelaporan tersebut mengacu pada POJK Nomor 4 Tahun 2024 tentang Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka dan Laporan Aktivitas Menjaminkan Saham Perusahaan Terbuka.

Sementara itu, terkait dengan langkah pemegang saham utama, perseroan mengaku telah melakukan konfirmasi. Berdasarkan konfirmasi tersebut, pemegang saham utama ditegaskan belum memiliki rencana tertentu terkait kepemilikan sahamnya di dalam perseroan. Manajemen memastikan seluruh informasi, fakta, maupun kejadian penting yang berdampak pada kelangsungan hidup perusahaan dan harga efek telah diungkapkan sesuai dengan regulasi pasar modal yang berlaku. (end)