MALAYSIA AKAN TURUNKAN HARGA SOLAR MULIA JULI
Share via
Kategori
Komoditi
Terbit Pada
22 June 2026
17234740
IQPlus, (22/6) - Malaysia akan menurunkan harga solar menjadi RM2,1 per liter di seluruh negeri mulai Juli setelah perbedaan harga antara solar bersubsidi dan tidak bersubsidi saat ini menyebabkan penyelundupan dan kerugian pendapatan.
Solar saat ini dijual dengan harga bersubsidi RM2,15 per liter di negara bagian timur Sabah dan Sarawak, dibandingkan dengan RM4,37 di Semenanjung Malaysia.
Kesenjangan harga tersebut telah menciptakan ruang untuk kebocoran pendapatan dan penyelundupan solar bersubsidi, termasuk lintas batas, kata Kementerian Keuangan dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu (21 Juni).
Kementerian tidak menyebutkan bagaimana pemerintah berencana membiayai subsidi tambahan tersebut, mengingat kas negara sudah terbebani oleh kenaikan biaya bahan bakar akibat perang di Iran. Menteri Keuangan Kedua Amir Hamzah Azizan diperkirakan akan mengumumkan rincian lebih lanjut pada hari Senin, demikian pernyataan kementerian.
Malaysia telah mencari sumber bahan bakar alternatif karena konflik di Timur Tengah membatasi pasokan global.
Secara terpisah pada hari Sabtu, perusahaan energi nasional Petronas mengumumkan telah menandatangani beberapa perjanjian baru di Turkmenistan, termasuk kerja sama dengan perusahaan negara Turkmennebit dan Hazarnebit, untuk memperkuat kehadiran Petronas di Laut Kaspia dan memperluas portofolio hulu-nya.
Perdana Menteri Anwar Ibrahim mengatakan kesepakatan tersebut akan memungkinkan Malaysia mengakses salah satu cadangan gas terbesar di dunia, dan berpotensi memungkinkan negara itu untuk meningkatkan ekspor ke negara-negara mitra seperti China, Jepang, dan Korea Selatan, menurut kantor berita negara Bernama.
Rusia juga telah menjamin Malaysia akan perjanjian jangka panjang untuk pasokan minyak, gas, dan diesel setidaknya selama 20 tahun, kata Anwar, tanpa memberikan detail lebih lanjut. (end/Reuters)
Riset Terkait
Berita Terkait
