BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    LONJAKAN TRAFIK NATARU TERKENDALI, LAYANAN TELEKOMUNIKASI NASIONAL TETAP STABIL

    Kategori

    Ekonomi Bisnis

    Terbit Pada

    05 January 2026

    00450283

    IQPlus, (05/1) - Pemerintah memastikan masyarakat tetap terhubung selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 meski terjadi lonjakan trafik seiring tingginya mobilitas nasional. Kualitas layanan telekomunikasi nasional dilaporkan berada dalam kondisi stabil dan aman sepanjang periode libur Nataru.

    Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menyampaikan bahwa layanan telekomunikasi mampu mendukung kebutuhan masyarakat untuk berkomunikasi, mengakses informasi, serta melakukan transaksi digital selama masa liburan. Pernyataan tersebut disampaikan saat penutupan Posko Bersama Pemantauan Kualitas Layanan Telekomunikasi di Bandung, Senin (5/1/2026).

    Posko pemantauan tersebut beroperasi sejak 19 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Pemantauan dilakukan melalui 35 posko Unit Pelaksana Teknis Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), serta 255 posko bersama operator seluler di seluruh Indonesia.

    "Dari 19 Desember sampai 4 Januari, kualitas layanan kami laporkan cukup terjaga, stabil, dan aman," ujar Meutya.

    Berdasarkan hasil pengukuran di 104 kabupaten dan kota yang tersebar di 35 provinsi, kecepatan internet rata-rata nasional tercatat mencapai 80,58 Mbps untuk unduh dan 35,36 Mbps untuk unggah. Capaian tersebut menunjukkan jaringan telekomunikasi tetap mampu melayani peningkatan trafik selama puncak liburan.

    Selain itu, Kemkomdigi juga memprioritaskan pemulihan jaringan di wilayah terdampak bencana, khususnya di Aceh. Langkah ini dilakukan untuk memastikan masyarakat tetap dapat berkomunikasi dengan keluarga serta mengakses informasi darurat.

    Saat ini, pemulihan infrastruktur konektivitas operator di Aceh telah melampaui 95 persen. Dari total 3.208 base transceiver station (BTS), hanya tujuh BTS yang masih dalam proses perbaikan.

    "Konektivitas di Aceh sudah mencapai 95 persen untuk seluruh operator dan beroperasi dengan tingkat uptime yang cukup tinggi. Kami berharap kondisi ini membantu warga tetap terhubung," kata Meutya.

    Meutya menegaskan bahwa pemantauan kualitas layanan tidak berhenti meskipun Posko Nataru telah ditutup. Kemkomdigi bersama operator seluler akan terus menjaga kualitas jaringan serta bersiaga menghadapi potensi lonjakan trafik pada periode libur Lebaran mendatang.

    "Hal ini menjadi bahan evaluasi agar layanan publik ke depan semakin siap, termasuk saat libur Lebaran," tutupnya. (end)