BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    LABA PANI MELONJAK 83% DI 2025

    Terbit Pada

    16 March 2026

    Saham Terkait

    Terakhir diperbarui: 22-12-2025, 04:20:pm

    07425884

    IQPlus, (16/3) - PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) merupakan salah satu pengembang properti terkemuka yang berlokasi di kawasan strategis Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2), sebuah kota mandiri modern berskala besar yang membentang di kawasan pesisir utara Jakarta hingga Banten, didukung oleh konektivitas yang terintegrasi menuju Bandara Internasional Soekarno Hatta melalui Tol KATARAJA.

    PANI mengusung konsep pengembangan kawasan dengan filosofi gaya hidup dinamis dan modern, serta senantiasa berinovasi untuk menjawab kebutuhan pasar yang dinamis.

    Sebagai emiten properti yang tercatat di Bursa Efek Indonesia, PANI menawarkan peluang investasi yang menjanjikan melalui portofolio proyek yang solid serta pertumbuhan kawasan PIK2 yang pesat dan adaptif. Dengan reputasi dan komitmen tinggi terhadap kualitas, PANI layak dipertimbangkan sebagai salah satu pilihan investasi dengan peluang ekonomi jangka panjang, baik bagi investor lokal maupun asing, baik institusional maupun retail.

    Dalam siaran pers PANI (13/3) Sepanjang tahun 2025, PANI mencatat kinerja keuangan yang sangat kuat dengan pendapatan mencapai Rp4,3 triliun atau tumbuh 52% secara tahunan, sementara laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk meningkat signifikan sebesar 83% YoY menjadi Rp1,1 triliun.

    Kinerja ini juga diikuti oleh ekspansi margin yang konsisten di seluruh lini produk, dengan margin laba kotor meningkat menjadi 60% dan margin laba bersih mencapai 27%, mencerminkan keberhasilan strategi pengembangan produk beragam di kawasan PIK2.

    Struktur pendapatan ini mencerminkan semakin berkembangnya aktivitas bisnis dan hunian di kawasan PIK2 sebagai kawasan terpadu yang mengintegrasikan fungsi residensial dan komersial.

    Pertumbuhan segmen residensial tersebut antara lain didorong oleh serah terima berbagai proyek hunian seperti Rumah Milenial, Permata Hijau Residences, Manhattan Residences, Pantai Bukit Villa, Bukit Nirmala, Pasir Putih Residences, serta Sapporo Residences, yang dikembangkan untuk mendukung pengembangan kota mandiri yang liveable dengan ekosistem hunian, bisnis, dan gaya hidup di kawasan PIK2.

    Sepanjang tahun 2025, produk komersial memberikan kontribusi terhadap pendapatan PANI antara lain antara lain melalui pengembangan SOHO Manhattan, SOHO Wallstreet, Bizpark PIK2, Rukan Milenial, Rukan Asia Afrika, serta Rukan Marina Bay, yang dirancang untuk mendukung pertumbuhan aktivitas bisnis dan perdagangan di kawasan tersebut.

    Dari sisi fundamental keuangan, PANI juga mempertahankan struktur neraca yang sangat sehat dengan posisi net cash yang signifikan. Per 31 Desember 2025, PANI mencatat kas dan setara kas sebesar Rp3,8 triliun, dibandingkan dengan total pinjaman bank sebesar Rp550 miliar, mencerminkan profil leverage yang sangat konservatif serta fleksibilitas keuangan yang memadai untuk mendukung ekspansi bisnis ke depan.

    Sambutan Jajaran Direksi Presiden Direktur PANI, Bapak Sugianto Kusuma, menyampaikan bahwa capaian kinerja PANI pada tahun 2025 menunjukkan semakin kuatnya fondasi pengembangan kawasan PIK2.

    "Sepanjang tahun 2025, PANI mencatat pertumbuhan kinerja yang solid dengan pendapatan mencapai Rp4,3 triliun dan laba bersih sebesar Rp1,1 triliun. Didukung oleh total aset sekitar Rp50 triliun serta land bank seluas 1.838 hektare, kami optimis PIK2 terus berkembang sebagai kawasan kota mandiri modern berskala besar".

    Beliau menambahkan bahwa pengembangan berbagai proyek strategis akan semakin memperkuat posisi PIK2 sebagai pusat aktivitas ekonomi baru.

    "Kehadiran Nusantara International Convention Exhibition (NICE) serta konektivitas kawasan yang semakin baik, termasuk akses menuju Bandara Internasional Soekarno Hatta melalui Tol KATARAJA, akan mempercepat pertumbuhan aktivitas bisnis, pariwisata, dan gaya hidup di kawasan ini. Kami optimistis PIK2 akan mampu menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham". (end)