BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    LABA BERSIH SEABANK TUMBUH 79 PERSEN PADA 2025

    Kategori

    Ekonomi Bisnis

    Terbit Pada

    05 April 2026

    09525137

    IQPlus, (6/4) - PT Bank Seabank Indonesia (SeaBank) mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 79 persen (year on year/yoy) menjadi Rp678,4 miliar sepanjang 2025, dari tahun sebelumnya yang sebesarRp378,8 miliar.

    Direktur Utama SeaBank Indonesia Sasmaya Tuhuleley dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu, menyampaikan bahwa performa positif sepanjang 2025 mencerminkan efektivitas strategi bisnis perseroan.

    Ke depan, ujar Sasmaya, SeaBank Indonesia akan terus menjaga momentum ini dengan fokus pada inovasi layanan digital yang relevan, dan berorientasi pada kebutuhan nasabah.

    Lebih lanjut, perseroan mencatat bahwa pencapaian ini melanjutkan tren profitabilitas dalam beberapa tahun terakhir. Sebelumnya pada 2023, laba tercatat sebesar Rp241,4 miliar dan pada 2022 sebesar Rp269,2 miliar.

    Dari sisi penghimpunan dana, SeaBank mencatat dana pihak ketiga (DPK) mencapai sebesar Rp34,8 triliun per akhir 2025.

    Perseroan juga mencatatkan pertumbuhan signifikan dalam jumlah nasabah. Per Desember 2025, SeaBank memiliki lebih dari 28 juta nasabah.

    Sementara untuk rata-rata transaksi harian berjumlah lebih dari 12 juta transaksi dengan perputaran uang rata-rata mencapai lebih dari Rp5 triliun per harinya di bulan Desember 2025.

    Sasmaya mengatakan, jumlah nasabah yang terus menunjukkan pertumbuhan positif membuat SeaBank semakin termotivasi untuk menghadirkan produk dan layanan yang terbaik bagi nasabah.

    "Kami melihat pertumbuhan ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan bank digital SeaBank sebagai solusi keuangan sehari-hari," kata dia.

    Ia menambahkan bahwa perseroan akan terus menjaga kepercayaan ini melalui inovasi layanan serta peningkatan kualitas pengalaman nasabah.

    "Untuk semakin mempermudah dan memperluas aktivitas finansial dari nasabah, SeaBank berencana meluncurkan fasilitas kartu debit tahun ini," ujar Sasmaya.

    Di sisi lain, total kredit mencapai Rp32,1 triliun dengan rasio non-performing loan (NPL) yang terkendali berada pada level 1,82 persen.

    Hingga akhir 2025, total aset SeaBank mencapai Rp44,4 triliun atau tumbuh 28,5 persen secara tahunan (yoy).

    Dari sisi permodalan, rasio kecukupan modal (CAR) berada pada level 23,3 persen. Angka ini, catat perseroan, menunjukkan kapasitas permodalan yang memadai dalam mendukung pertumbuhan ke depan.

    Sementara itu, return on assets (ROA) dan return on equity (ROE) masing-masing sebesar 2,3 persen dan 11,5 persen. Menurut perseroan, capaian ini mencerminkan model bisnis yang menguntungkan dan berkelanjutan. (end)