BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

LABA BERSIH PANI MELONJAK, KAWASAN PIK2 DIDORONG JADI PUSAT EKONOMI BARU

Terbit Pada

11 June 2026

Saham Terkait

Terakhir diperbarui: 22-12-2025, 04:20:pm

16140092

IQPlus, (11/6) - Emiten pengembang properti PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) mencatatkan lonjakan kinerja keuangan yang signifikan pada kuartal pertama tahun 2026. PANI membukukan pendapatan sebesar Rp1,1 triliun dengan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk mencapai Rp578 miliar. Angka laba bersih tersebut mencerminkan pertumbuhan luar biasa, yakni meningkat lebih dari 10 kali lipat dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Direktur Utama PANI, Sugianto Kusuma, menyatakan bahwa capaian ini merupakan buah dari strategi pengembangan kawasan pesisir modern PIK2 yang dilakukan secara konsisten. "Perkembangan PIK2 menunjukkan bahwa kawasan ini terus bertumbuh tidak hanya dari sisi properti, tetapi juga dari perluasan aktivitas bisnis, pariwisata, hiburan, dan gaya hidup," ujarnya dalam keterangannya di sela-sela partisipasi PANI pada ajang Public Expose Live 2026 yang diselenggarakan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (11/6/2026).

Pertumbuhan tajam performa keuangan PANI pada awal tahun 2026 ini utamanya ditopang oleh tingginya permintaan pasar terhadap kaveling tanah komersial di kawasan Central Business District (CBD) PIK2. Lahan-lahan komersial tersebut terus menarik minat para investor strategis dan pelaku usaha seiring dengan meningkatnya geliat roda ekonomi di dalam kawasan mandiri yang membentang dari Jakarta Utara hingga Banten tersebut.

Secara fundamental, posisi keuangan PANI tercatat makin kokoh dengan kepemilikan total aset mencapai sekitar Rp50 triliun serta pengelolaan cadangan lahan (land bank) seluas 1.825 hektare per 31 Maret 2026. Skala cadangan lahan yang masif ini diklaim memberikan visibilitas dan kepastian pengembangan proyek hunian maupun komersial berkualitas tinggi dalam jangka panjang demi memenuhi ekspektasi para pelanggan.

Guna mendukung keberlanjutan kota mandiri tersebut, PANI terus memperkuat ekosistem infrastruktur melalui fasilitas strategis seperti Nusantara International Convention Exhibition (NICE). Gedung MICE terbesar ini dibangun oleh anak usaha PANI, PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK), dengan kapasitas tampung hingga 104.000 orang dan kini telah mengamankan puluhan agenda kegiatan berskala nasional maupun internasional.

Dari sisi aksesibilitas, pembukaan secara bertahap Jalan Tol KATARAJA kini menjadi urat nadi baru yang menghubungkan langsung kawasan PIK2 dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta serta jaringan tol utama di wilayah Jabodetabek. Konektivitas yang terintegrasi ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat dan pelaku usaha, sekaligus mendongkrak daya saing investasi kawasan dalam jangka panjang. (end)