LABA BERSIH KPIG MELONJAK 55,8% DI KUARTAL I 2026
Share via
Terbit Pada
04 May 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 29-04-2026, 04:11:pm
12335214
IQPlus, (04/5) - PT MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG) pada kuartal pertama 2026, mencatat laba bersih sebesar Rp94,6 miliar. Realisasi tersebut melonjak 55,8% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp60,7 miliar.
Berdasarkan laporan keuangan per 31 Maret 2026, pendapatan bersih Perseroan mencapai Rp589,1 miliar atau tumbuh 26,8% secara tahunan (year-on-year/yoy) dibandingkan Rp474,7 miliar pada kuartal pertama 2025. Peningkatan ini menunjukkan penguatan bisnis KPIG di sektor pariwisata dan properti.
Segmen hospitality yang mencakup hotel, resor, dan lapangan golf menjadi kontributor terbesar terhadap pendapatan dengan nilai Rp306,1 miliar atau sekitar 52% dari total pendapatan. Segmen ini tumbuh signifikan sebesar 43,2% yoy, didorong oleh meningkatnya aktivitas pariwisata dan permintaan akomodasi premium.
Sementara itu, pendapatan dari segmen manajemen properti dan jasa lainnya, apartemen, serta sewa ruang perkantoran tercatat sebesar Rp283,0 miliar atau naik 12,8% dibandingkan tahun sebelumnya. Diversifikasi bisnis ini memperkuat struktur pendapatan Perseroan secara keseluruhan.
Kinerja operasional yang solid juga tercermin dari EBITDA yang mencapai Rp110,9 miliar atau tumbuh 26,8% yoy, dengan margin EBITDA sebesar 18,83%. Margin laba bersih meningkat menjadi 16,1%, lebih tinggi dibandingkan 13,1% pada periode yang sama tahun lalu.
Manajemen KPIG menyatakan saat ini fokus utama Perseroan adalah menyelesaikan proyek Hyatt Regency Lido Resort (Tower Wing) yang telah memasuki tahap finalisasi. Proyek tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas hotel secara signifikan guna memenuhi tingginya permintaan akomodasi dan fasilitas MICE berkualitas tinggi di kawasan Lido.
Selain itu, pembangunan Clubhouse serta pengembangan kawasan hunian eksklusif Private Clubhouses Tahap 2 dan residensial Lido Hill juga terus berjalan sesuai rencana. Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang KPIG dalam memperkuat ekosistem pariwisata terintegrasi.
Dari sisi keuangan, posisi neraca Perseroan tetap solid dengan total aset mencapai Rp36,2 triliun per Maret 2026. Liabilitas berhasil ditekan menjadi Rp6,9 triliun, sementara total ekuitas meningkat menjadi Rp29,3 triliun. Sepanjang kuartal pertama, portofolio hotel KPIG juga menunjukkan tingkat hunian yang kuat, diperkuat oleh berbagai penghargaan internasional yang diraih unit-unit usahanya, termasuk Park Hyatt Jakarta dan The Westin Resort Nusa Dua Bali. (end)
