BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    KRISIS TIMTENG, PRABOWO : KONDISI RI JAUH LEBIH BAIK DARI BANGSA LAIN

    Kategori

    Ekonomi Bisnis

    Terbit Pada

    08 April 2026

    09757438

    IQPlus, (8/4) - Presiden Prabowo Subianto menilai Indonesia berada dalam situasi yang lebih baik dibanding bangsa-bangsa lain di tengah krisis di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada kenaikan harga energi dunia.

    "Apa yang kita alami sekarang, krisis yang terjadi di Timur Tengah yang membuat harga energi menjulang, sebenarnya kita harus yakini dan kita harus syukuri bahwa kondisi bangsa kita berada dalam kondisi yang jauh lebih baik dari bangsa-bangsa lain," kata Presiden dalam taklimat pada rapat kerja pemerintah anggota Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu.

    Prabowo menyampaikan berdasarkan data dan laporan yang diterimanya dari para menteri, kondisi dalam negeri dinilai cukup aman, meskipun tetap terdapat tantangan dan kesulitan yang harus dihadapi.

    Kepala Negara menyebut krisis di Timur Tengah telah mendorong lonjakan harga energi, namun Indonesia dinilai masih mampu menghadapinya serta mengatasi berbagai dampak yang muncul.

    "Setelah saya mempelajari angka-angka, dapat laporan dari menteri saya, ternyata kondisi kita cukup aman. Ada tantangan, ada kesulitan, tetapi kita mampu menghadapi dan mampu mengatasinya," kata Prabowo.

    Dalam taklimatnya, Prabowo juga menyinggung pentingnya pengelolaan sumber daya alam yang menjadi faktor mendasar dalam kehidupan suatu bangsa.

    Menurutnya, hal tersebut telah ditegaskan oleh para pendiri bangsa melalui Undang-Undang Dasar 1945 yang mengamanatkan bahwa bumi, air, dan kekayaan alam harus dikuasai oleh negara untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

    "Ada negara-negara yang kaya akan minyak dan gas, tidak punya air. Apa yang ingin saya sampaikan saudara-saudara? Hal-hal ini begitu penting, hal-hal ini begitu mendasar, dan hal ini telah digarisbawahi oleh pendiri bangsa kita," kata Presiden.

    Presiden Prabowo mengumpulkan jajaran Kabinet Merah Putih, mulai dari menteri, wakil menteri hingga pejabat setingkat eselon I kementerian/lembaga, di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Rabu, untuk menyampaikan taklimat secara langsung.

    Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI Angga Raka Prabowo mengatakan, Presiden ingin menyampaikan langsung arahan kepada seluruh jajaran pejabat agar terdapat kesamaan pemahaman dalam pelaksanaan kebijakan pemerintah.

    "Bapak Presiden merasa penting untuk menyampaikan juga secara langsung kepada seluruh eselon I, karena kita semua ini kesatuan. Di sebuah kementerian ada menteri, didukung oleh para eselon I, dan jajaran di bawahnya," ujarnya.

    Dia menambahkan Presiden kemungkinan menyampaikan hal-hal strategis terkait kebijakan pemerintah dan penyelenggaraan negara, termasuk perkembangan situasi terkini. (end/ant)