BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

KIJA PERKUAT BISNIS INFRASTRUKTUR DAN PENGEMBANGAN KAWASAN INDUSTRI

Terbit Pada

26 October 2026

Saham Terkait

Terakhir diperbarui: 03-09-2026, 04:31:pm

29850977

IQPlus, (26/10) - PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) memperkuat strategi pertumbuhan jangka panjang melalui pengembangan bisnis infrastruktur yang menghasilkan pendapatan berulang serta pengembangan kawasan industri dan properti. Perseroan juga menjajaki kemitraan untuk mendorong potensi pertumbuhan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung dan KEK Morotai.

Direktur Jababeka, Hyanto Wihadhi, menyampaikan strategi tersebut seusai Rapat Kerja Nasional KEK Triwulan III 2026 di Jakarta pada 21 Oktober 2026. Menurut dia, daya saing kawasan tidak lagi hanya bergantung pada penjualan lahan, tetapi juga pada ketersediaan infrastruktur, layanan usaha, serta ekosistem pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.

Pada semester I 2026, pendapatan dari pilar infrastruktur Jababeka meningkat 15% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pilar tersebut juga menyumbang sekitar 57% terhadap pendapatan konsolidasian perseroan, mencerminkan pentingnya pendapatan berulang dalam model bisnis Jababeka.

Melalui Jababeka Infrastruktur, perseroan memperkuat layanan energi dan listrik, penyediaan air bersih, pengolahan air limbah, pengelolaan kawasan, serta logistik. Selain meningkatkan kualitas layanan bagi pelaku industri di Cikarang, Jababeka mengevaluasi peluang untuk memperluas jangkauan bisnisnya.

Perseroan juga membuka kemungkinan kerja sama strategis, merger, maupun akuisisi secara selektif. Setiap peluang akan dikaji berdasarkan kelayakan bisnis, potensi arus kas, risiko, serta persetujuan dan ketentuan yang berlaku.

Di sektor kawasan industri, KEK Kendal yang dikembangkan bersama Sembcorp Development dari Singapura masih menjadi salah satu penggerak penjualan pemasaran (marketing sales) Jababeka. Pada semester I 2026, Kendal menyumbang sekitar 71% dari total marketing sales perseroan sebesar Rp1,19 triliun.

Jababeka terus mengupayakan pengembangan tahap berikutnya di Kendal dengan mempertimbangkan kebutuhan investor, kesiapan infrastruktur, dan proses perizinan. Pengembangan kawasan tersebut menjadi salah satu fokus perseroan dalam memperkuat kinerja bisnis.

Sementara itu, di KEK Tanjung Lesung, Banten, Jababeka melalui PT Banten West Java Tourism Development (BWJ) menjajaki peluang investasi di sektor pariwisata dan ekonomi maritim. Perseroan tengah mengeksplorasi kerja sama dengan pihak di Fuzhou, Tiongkok, melalui konsep Two Countries, Twin Parks yang mencakup pariwisata, pendidikan, perikanan, dan industri pendukungnya.

Pengembangan wisata bahari, termasuk kemungkinan pembangunan fasilitas marina, juga menjadi salah satu peluang yang akan dikaji lebih lanjut. Tanjung Lesung sebelumnya masuk dalam delegasi proyek Indonesia yang diperkenalkan kepada calon mitra dan investor dalam kegiatan promosi wisata bahari di Monako pada September 2026, yang difasilitasi Kementerian Pariwisata.

Adapun di KEK Morotai, Maluku Utara, Jababeka melalui PT Jababeka Morotai menjajaki kemitraan dengan pihak di Hainan, Tiongkok, melalui konsep Twin Island. Potensi kerja sama yang menjadi perhatian meliputi pendidikan dan kesehatan, pariwisata, kegiatan pertemuan dan konferensi (meetings, incentives, conferences, and exhibitions atau MICE), serta pusat logistik untuk wilayah Indonesia Timur.

Penjajakan di Tanjung Lesung dan Morotai masih memerlukan kajian kelayakan, kesepakatan para pihak, dan pemenuhan perizinan yang berlaku. Karena itu, pengembangan kedua kawasan tersebut diarahkan untuk membuka peluang pertumbuhan jangka panjang melalui kemitraan yang terukur.

Jababeka menyatakan mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan daya saing kawasan, mempercepat proses perizinan, dan mendorong penciptaan lapangan kerja. Perseroan akan menjalankan pengembangan setiap kawasan sesuai karakteristik, prioritas investasi, dan tahap kematangannya.

"Jababeka tidak hanya ingin memperbesar kontribusi Kawasan Industri Kendal, tetapi juga mendorong pengembangan KEK Tanjung Lesung dan KEK Morotai," ujar Hyanto.

Ia menegaskan, kemitraan internasional menjadi salah satu upaya untuk menghubungkan kawasan-kawasan yang dikembangkan Jababeka dengan pusat pertumbuhan ekonomi di Asia. (end)

BCA Sekuritas | BCA Sekuritas