KEMKOMDIGI PASTIKAN ANGGARAN TEPAT KE LAYANAN PUBLIK
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
07 April 2026
09659345
IQPlus, (7/4) - Kementerian Komunikasi dan Digital memastikan sistem pengendalian atas penggunaan anggaran negara semakin tepat sasaran setelah mencatat penyelesaian tindak lanjut rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia mencapai 91,48 persen.
Capaian ini menempatkan Kemkomdigi sebagai salah satu entitas dengan tingkat penyelesaian tindak lanjut rekomendasi hasil pemeriksa BPK per semester I tahun 2025 diatas 90 persen dengan kategori pagu anggaran di atas Rp1 Triliun.
Sekretaris Jenderal Ismail menegaskan tindak lanjut hasil pemeriksaan BPK bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif, tetapi memastikan anggaran negara benar-benar kembali ke masyarakat dalam bentuk layanan.
"Setiap rekomendasi kami tindaklanjuti agar penggunaan anggaran semakin tepat sasaran dan berdampak langsung ke masyarakat," ujarnya di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Selasa (07/04/2026).
Ia menjelaskan perbaikan tata kelola ini berpengaruh langsung pada kualitas program, mulai dari perluasan akses internet, dukungan bagi UMKM digital, hingga penguatan perlindungan masyarakat di ruang digital.
Dengan perbaikan yang konsisten, kementerian dapat menekan pemborosan, mempercepat eksekusi program, dan memastikan layanan publik tetap berjalan tanpa hambatan.
"Capaian ini menjadi pengingat bagi kami untuk menjaga disiplin. Setiap rupiah harus memberi manfaat nyata," tegasnya.
Kementerian Komdigi memastikan penggunaan anggaran yang lebih tertib akan mempercepat pelaksanaan program prioritas, sehingga masyarakat dapat merasakan layanan digital yang lebih merata, aman, dan mudah diakses.
Perbaikan tata kelola keuangan langsung mempercepat pelaksanaan strategi Terhubung, Tumbuh, dan Terjaga.
Pada aspek Terhubung, anggaran digunakan untuk memperluas jangkauan internet hingga wilayah yang belum terlayani, meningkatkan kualitas jaringan di daerah padat pengguna, serta memastikan layanan publik digital dapat diakses tanpa gangguan.
Upaya ini mendukung akses belajar daring, layanan kesehatan jarak jauh, dan layanan administrasi pemerintah yang lebih cepat.
Pada aspek Tumbuh, anggaran diarahkan untuk memperkuat ekonomi digital masyarakat.
Program difokuskan pada pendampingan UMKM agar masuk ke platform digital, penguatan koperasi desa berbasis teknologi, serta pelatihan talenta digital bagi pelajar dan masyarakat umum agar siap masuk ke pasar kerja digital.
Pada aspek Terjaga, anggaran mendukung penguatan keamanan dan pelindungan masyarakat di ruang digital.
Fokus diberikan pada implementasi kebijakan pelindungan anak, peningkatan literasi digital, serta pengawasan terhadap konten berisiko dan penyalahgunaan data pribadi.
Kementerian Komdigi memastikan strategi Terhubung, Tumbuh, dan Terjaga hadir dalam bentuk yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat, mulai dari akses internet yang lebih merata, peluang usaha yang terbuka, hingga ruang digital yang lebih aman bagi seluruh keluarga. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
