BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

KEMENPERIN DONGKRAK EKONOMI HALMAHERA SELATAN

Kategori

Ekonomi Bisnis

Terbit Pada

31 August 2026

24239119

IQPlus, (31/8) - Kementerian Perindustrian tidak hanya berupaya mengembangkan hilirisasi industri nasional, tetapi juga menumbuhkan wirausaha baru industri di berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Indonesia Timur. Langkah strategis yang dilakukan antara lain mengangkat perekonomian Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, dengan melatih wirausaha baru industri dengan bidang usaha sesuai kebutuhan konsumen setempat.

"Pemerintah pusat dan pemerintah daerah terus berkolaborasi untuk mempercepat pembangunan ekonomi yang inklusif dan mengedepankan kearifan sumber daya setempat, baik dari pemanfaatan bahan baku lokal hingga sosial budaya. Salah satu langkahnya, yaitu melalui penumbuhan wirausaha baru industri yang kreatif, inovatif dan adaptif menangkap peluang pasar," kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (30/8).

Agus menekankan pentingnya penumbuhan wirausaha baru di daerah yang menciptakan produk dan jasa industri bernilai jual tinggi, demi mendongkrak perekonomian daerah dan berkontribusi dalam perekonomian nasional. Apalagi, wirausaha baru yang kemudian naik kelas menjadi IKM, tentu akan memperkuat posisi strategis IKM dalam perekonomian nasional.

Data BPS tahun 2024 mencatat jumlah unit usaha IKM mencapai 4,45 juta unit atau 99,79 persen dari total unit usaha industri di Indonesia. Sementara data Sakernas per Februari 2026 menunjukkan jumlah IKM tersebut menyerap 13,06 juta tenaga kerja atau 65,38 persen dari total tenaga kerja sektor industri.

"Penumbuhan wirausaha baru melalui berbagai pembinaan di beragam sektor industri ini juga merupakan pelaksanaan amanah Peraturan Presiden Nomor 38 Tahun 2026 tentang Pengembangan Kewirausahaan Nasional,"tegas Menperin.

Salah satu program Pengembangan Kewirausahaan Nasional yang dijalankan Kemenperin melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (Ditjen IKMA), yaitu kegiatan Penumbuhan dan Pengembangan Wirausaha Baru (WUB) Industri Kecil di Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, yang diselenggarakan pada 11-14 Agustus 2026. Kegiatan ini diikuti sebanyak 80 peserta dan dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Halmahera Selatan, Labuha.

"Program ini menegaskan komitmen Ditjen IKMA membawa pembinaan industri kecil hingga ke daerah kepulauan di kawasan timur Indonesia," ungkap Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka Reni Yanita.

Reni mengungkapkan Ditjen IKMA fokus mengembangkan tiga sektor usaha di kawasan ini, yaitu industri pengolahan kue atau roti, industri batik, dan perbengkelan roda dua. Reni menilai ketiga komoditi ini mewakili tiga kebutuhan yang selama ini banyak dipenuhi dari luar daerah, yaitu barang konsumsi harian, produk kreatif yang mengangkat identitas budaya lokal, serta jasa pelayanan teknis pendukung mobilitas.

"Kami ingin kebutuhan tersebut mulai bisa dijawab oleh pelaku industri kecil Halmahera Selatan sendiri, sehingga dapat berkontribusi bagi pertumbuhan perekonomian masyarakat", ungkap Reni. (end)