BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    KEMENPERIN APRESIASI PRODUKSI 1 JUTA UNIT PT TVS MOTOR DI INDONESIA

    Kategori

    Ekonomi Bisnis

    Terbit Pada

    20 February 2026

    05029650

    IQPlus, (20/2) - Kementerian Perindustrian menyampaikan apresiasi atas pencapaian produksi 1 juta unit kendaraan oleh PT TVS Motor Company Indonesia. Tonggak ini merupakan kontribusi penting dalam memperkuat struktur industri kendaraan bermotor roda dua dan roda tiga nasional, sekaligus memperluas kapasitas ekspor dan penggunaan komponen dalam negeri.

    "Sektor industri manufaktur Indonesia terus menunjukkan kinerja yang positif sebagai penggerak utama perekonomian nasional," kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (19/2).

    Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), industri pengolahan kembali menegaskan perannya sebagai tulang punggung perekonomian nasional sepanjang tahun 2025. Sektor industri pengolahan tercatat sebagai kontributor terbesar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional dengan porsi mencapai 19,07 persen.

    Dari sisi pertumbuhan, kinerja industri pengolahan juga menunjukkan perkembangan yang stabil dan berkelanjutan. Pada 2023, sektor ini tumbuh 4,64 persen, kemudian berada pada level 4,43 persen pada 2024, dan meningkat signifikan menjadi 5,30 persen pada 2025.

    "Momentum pertumbuhan ini perlu terus dijaga melalui penguatan struktur industri, peningkatan investasi, serta percepatan transformasi menuju industri yang lebih berdaya saing dan berkelanjutan," ungkap Menperin.

    Dalam konteks tersebut, pencapaian TVS menjadi bagian dari upaya memperkuat fondasi industri otomotif nasional dan meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global. "PT TVS Motor Company Indonesia telah menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat industri otomotif nasional melalui investasi berkelanjutan, peningkatan ekspor, serta pemenuhan regulasi industri," ujar Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Setia Diarta dalam sambutannya pada acara Perayaan Produksi 1 Juta Unit PT TVS Motor Company Indonesia di Karawang, Rabu (18/2).

    Kinerja positif industri nasional tersebut tidak terlepas dari kontribusi sektor otomotif, khususnya kendaraan roda dua yang menegaskan bahwa industri roda dua memiliki resiliensi yang tinggi ditengah dinamika pasar domestik dan global.

    "Pada tahun 2025, pasar domestik kendaraan roda dua mencatatkan penjualan lebih dari 6,4 juta unit, tumbuh 1,3 persen dibandingkan tahun 2024, serta didukung oleh kinerja ekspor yang mencapai sekitar 540 ribu unit CBU, dengan total nilai ekspor mencapai Rp 10,5 triliun," ujar Dirjen ILMATE.

    PT TVS Motor Company Indonesia merupakan anak perusahaan dari TVS Motor Company India yang telah beroperasi di Indonesia sejak tahun 2007 melalui fasilitas manufaktur terintegrasi di Karawang. Sejak memulai produksi komersial, perusahaan ini telah merealisasikan investasi sebesar USD250 juta atau sekitar Rp4,12 triliun.

    Selain itu, PT TVS Motor Company Indonesia telah menyerap ratusan tenaga kerja langsung, serta memberikan dampak ekonomi bagi kurang lebih 8.000 tenaga kerja tidak langsung melalui jaringan distributor, pemasok, kontraktor, dan penyedia jasa beserta asosiasinya. Bahkan perusahaan juga menjadi salah satu basis produksi global TVS di luar India dan Inggris.

    Hingga awal 2026, TVS telah memproduksi lebih dari satu juta unit kendaraan roda dua dan roda tiga untuk pasar domestik maupun ekspor. Produk TVS telah dipasarkan ke berbagai negara di ASEAN, Amerika Latin, Timur Tengah, dan Afrika, menunjukkan daya saing industri otomotif Indonesia di pasar global.

    Setia menambahkan, TVS merupakan salah satu perusahaan yang konsisten memenuhi ketentuan regulasi industri, termasuk kewajiban pelaporan dan pemenuhan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). "Sejumlah produk TVS telah memenuhi persyaratan TKDN dan digunakan dalam berbagai program pengadaan pemerintah, baik di kementerian maupun pemerintah daerah," imbuhnya. (end)