KEMENHAJ: POTENSI EKONOMI HAJI DAN UMRAH CAPAI RP80 TRILIUN PER TAHUN
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
07 July 2026
18735592
IQPlus, (7/7) - Kementerian Haji dan Umrah melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (Ditjen PE2HU) memperkuat pengembangan ekosistem ekonomi haji, guna mengoptimalkan potensi ekonomi haji dan umrah yang diperkirakan mencapai sekitar Rp80 triliun per tahun.
"Pengembangan ekosistem ekonomi haji merupakan upaya untuk memastikan penyelenggaraan haji tidak hanya memberikan manfaat dari sisi pelayanan ibadah, tetapi juga menghadirkan nilai tambah bagi perekonomian nasional melalui peningkatan keterlibatan produk, jasa, dan pelaku usaha dalam negeri," kata Direktur Jenderal PE2HU Jaenal Effendi dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.
Ia menjelaskan pemerintah terus memperkuat berbagai program strategis untuk meningkatkan kontribusi sektor haji dan umrah terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Upaya itu mulai dari penguatan rantai pasok, peningkatan penggunaan produk lokal, hingga pengembangan investasi di sektor pendukung penyelenggaraan haji.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah meningkatkan penetrasi produk Indonesia dalam memenuhi kebutuhan jamaah haji dan umrah. Hingga saat ini, pemerintah telah mendorong ekspor 28 jenis bumbu Nusantara dengan volume lebih dari 300 ton serta penyediaan sekitar 3,1 juta paket makanan saji untuk jamaah. (end/ant)
Riset Terkait
Berita Terkait
