KEMENDAG DAN UNS GELAR CAMPUSPRENEUR EXPO
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
02 April 2026
09139273
IQPlus, (2/4) - Kementerian Perdagangan bekerja sama dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) menggelar pameran Campuspreneur Expo yang diikuti 30 wirausahawan potensial dari kalangan mahasiswa. Pameran digelar di Auditorium UNS, Surakarta, Jawa Tengah pada 1-2 April 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari Peluncuran Program Campuspreneur dalam menumbuhkan semangat generasi muda untuk berwirausaha. Upaya ini merupakan salah satu langkah untuk mencapai target Indonesia Emas 2045.
Staf Ahli Menteri Perdagangan Bidang Hubungan Internasional Johni Martha menyampaikan, Program Campuspreneur tidak hanya berorientasi pada ekspor, tetapi juga untuk mendorong penguatan usaha di dalam negeri sebagai fondasi. Menurutnya, pasar domestik Indonesia berpotensi besar dan perlu dimanfaatkan secara optimal oleh wirausaha muda. Potensi ini didukung kontribusi konsumsi dalam negeri yang mencapai lebih dari separuh perekonomian nasional.
"Campuspreneur mendorong wirausaha muda atau startup untuk menguatkan pasar dalam negeri sebelum akhirnya ekspor. Hal ini didukung oleh perekonomian nasional yang tumbuh sekitar 52 persen dari konsumsi dalam negeri. Setelah kuat, akan didorong untuk masuk ke pasar ekspor. Hal ini penting agar Indonesia dapat mencapai target Indonesia Emas 2045," ujar Johni dalam pembukaan Campuspreneur Expo pada Rabu, (1/4).
Johni juga memaparkan, di tengah dinamika ekonomi global, kinerja perdagangan Indonesia tetap menunjukkan ketahanan yang kuat. Meski demikian, struktur ekspor Indonesia masih perlu diperkuat serta kontribusi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terhadap ekspor perlu terus ditingkatkan.
Campuspreneur merupakan salah satu upaya Kemendag dalam mendorong pengembangan ekosistem kewirausahaan di perguruan tinggi secara terintegrasi mulai dari penguatan kapasitas, pendampingan usaha, hingga perluasan akses pasar dan berbagai aspek lainnya.
"Campuspreneur merupakan salah satu jawaban strategis atas tantangan-tantangan yang kita hadapi. Inisiatif ini tidak dirancang sebagai pelatihan kewirausahaan konvensional, melainkan sebuah upaya sistematis untuk membangun ekosistem yang komprehensif yang mencakup penguatan kapasitas, pendampingan usaha, hingga perluasan akses pasar," ujar Johni.
Sebagai bagian dari implementasi program tersebut, Kemendag turut menyelenggarakan Campuspreneur Expo sebagai wadah bagi wirausahawan potensial dari kalangan mahasiswa untuk menampilkan produk unggulan dan menghubungkannya dengan pasar yang lebih luas.
Ke-30 peserta UMKM pada Campuspreneur Expo kali ini berasal dari sejumlah perguruan tinggi, antara lain, UNS, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Universitas Gadjah Mada, Universitas Diponegoro, dan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Selain itu, turut tampil UMKM yang terpilih dalam Produk Placement Pilihan Busan seperti Pramana Craft asal Magelang yang menambah variasi produk dalam pameran.
Johni memaparkan, produk yang ditampilkan di Campuspreneur Expo cukup beragam, mulai dari kuliner, pangan dalam kemasan, fesyen, kerajinan, hingga produk berbasis teknologi dan inovasi.
"Produk yang ditampilkan mencerminkan potensi dan kreativitas mahasiswa dalam mengembangkan usaha," jelas Johni. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
