KB BANK PERKUAT PEMBIAYAAN PRODUKTIF BERBASIS EKOSISTEM
Share via
Terbit Pada
02 July 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 03-07-2026, 12:28:am
18324189
IQPlus, (3/7) - PT Bank KB Indonesia Tbk (KB Bank) memperkuat pembiayaan sektor produktif melalui model bisnis berbasis ekosistem dengan mengintegrasikan layanan perbankan korporasi, ritel, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta digital guna mendukung kegiatan usaha dan perekonomian.
Direktur Wholesale KB Bank Widodo Suryadi mengatakan perseroan tidak lagi hanya berfokus pada penyaluran kredit, tetapi juga menghadirkan solusi keuangan yang terintegrasi sesuai kebutuhan nasabah korporasi.
"Kami tidak hanya menyediakan pembiayaan, tetapi kami juga menghadirkan solusi keuangan yang terintegrasi, mulai dari cash management, trade finance, treasury hingga supply chain financing," kata Widodo di Jakarta, Kamis.
Menurut dia, layanan tersebut meliputi pengelolaan kas perusahaan, pembiayaan perdagangan, layanan treasury, serta pembiayaan rantai pasok sehingga hubungan dengan nasabah tidak berhenti pada penyaluran kredit semata.
Pendekatan tersebut bertujuan membangun hubungan jangka panjang dengan nasabah korporasi sekaligus memperluas layanan kepada seluruh rantai bisnis yang dimiliki nasabah, mulai dari pemasok, distributor, merchant, hingga karyawan perusahaan.
Strategi itu juga diarahkan untuk meningkatkan pendapatan berbasis komisi atau jasa layanan perbankan (fee based income), memperkuat penghimpunan dana murah atau current account saving account (CASA), serta menjaga kualitas aset melalui hubungan bisnis yang lebih terintegrasi.
Salah satu implementasi strategi tersebut dilakukan melalui kemitraan dengan kelompok rumah sakit di wilayah Jabodetabek.
Dalam salah satu kerja sama, layanan yang dikembangkan mencakup enam rumah sakit dan satu klinik spesialis dengan dukungan sekitar 1.600 tenaga kesehatan, termasuk sekitar 1.000 perawat dan tenaga profesional, serta memiliki target pengembangan hingga lebih dari 1.000 tempat tidur rumah sakit.
Menurut Widodo, layanan yang diberikan tidak hanya berupa pembiayaan, tetapi juga pengelolaan rekening operasional rumah sakit, pengelolaan pembayaran BPJS Kesehatan dan perusahaan asuransi, layanan penggajian tenaga kesehatan, sistem pembayaran, serta pembiayaan rantai pasok bagi pemasok alat kesehatan.
"Nah sebenarnya itu hanya ekosistem kecil di rumah sakit, tetapi kalau kita kembangkan lagi itu jangkauannya sebenarnya luar biasa," ucap dia. (end)
