BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    JUMLAH PENUMPANG GARUDA TUMBUH 6,76% PADA KUARTAL I 2026

    Terbit Pada

    18 May 2026

    Saham Terkait

    Terakhir diperbarui: 31-03-2026, 04:31:pm

    13734204

    IQPlus, (18/5) - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) membukukan penguatan kinerja operasional sekaligus perbaikan kondisi keuangan pada Kuartal I 2026.

    Capaian ini sejalan dengan meningkatnya trafik penumpang serta bertambahnya kapasitas produksi penerbangan di seluruh lini operasional perusahaan.

    Pada periode Januari hingga Maret 2026, Garuda Indonesia Group berhasil melayani 5,42 juta penumpang, meningkat 6,76% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 5,08 juta penumpang.

    Pertumbuhan tersebut juga didukung oleh kenaikan frekuensi penerbangan sebesar 5,87% menjadi 19.337 penerbangan, dari sebelumnya 18.265 penerbangan pada Kuartal I 2025.

    Kenaikan jumlah penumpang tersebut turut berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan usaha konsolidasian sebesar 5,36% menjadi US$762,35 juta, dibandingkan US$723,56 juta pada periode yang sama tahun lalu.

    Pendapatan dari penerbangan berjadwal menjadi penyumbang terbesar dengan kenaikan 7,36% menjadi US$648,10 juta dari sebelumnya US$603,69 juta pada Kuartal I 2025.

    Selain pendapatan yang meningkat, Perseroan juga mencatatkan penurunan rugi bersih yang cukup signifikan, yakni sekitar 45,2 persen menjadi US$41,62 juta dibandingkan rugi bersih US$75,93 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.

    Direktur Utama Glenny Kairupan menyampaikan bahwa hasil kinerja Kuartal I 2026 menjadi indikasi positif atas konsistensi penguatan fundamental bisnis dan operasional yang terus dijalankan secara bertahap oleh Perseroan.

    "Pertumbuhan trafik penumpang, peningkatan kapasitas penerbangan, serta perbaikan kinerja keuangan pada Kuartal I 2026 menunjukkan bahwa langkah transformasi dan penguatan fundamental bisnis yang dijalankan perusahaan mulai menunjukkan progres positif secara bertahap. Fokus kami saat ini tetap diarahkan untuk menjaga operational discipline, memperkuat service reliability, serta memastikan pertumbuhan bisnis berjalan lebih sehat dan sustainable," ujar Glenny.

    Di sisi lain, Garuda Indonesia Group juga berhasil meningkatkan tingkat ketepatan waktu penerbangan (on time performance/OTP) menjadi 91,01% pada Kuartal I 2026, naik dari 87,93% pada periode yang sama tahun sebelumnya.

    Dari aspek armada, hingga akhir Kuartal I 2026 Perseroan mengoperasikan hingga 102 armada yang serviceable sebagai bagian dari percepatan program return-to-service (RTS) pesawat yang terus dilakukan secara bertahap untuk mendukung kapasitas penerbangan.

    Pada periode ini, Garuda Indonesia mengangkut 2,47 juta penumpang, sementara Citilink mencatat 2,94 juta penumpang. (end)