BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    JSI SAH JADI PENGENDALI, LAPD ROMBAK JAJARAN DIREKSI DAN KOMISARIS

    Terbit Pada

    14 January 2026

    Saham Terkait

    Terakhir diperbarui: 13-01-2026, 03:00:pm

    01348580

    IQPlus, (14/1) - PT Leyand International Tbk (LAPD) resmi memulai babak baru setelah berada di bawah kendali PT JSI Sinergi Mas. Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada Rabu (14/1), pemegang saham menyetujui perombakan menyeluruh struktur manajemen perseroan guna mempercepat sinergi strategis dan ekspansi bisnis, khususnya di sektor energi dan pertambangan.

    Perubahan kepemimpinan ini dilakukan seiring masuknya pengendali baru yang memiliki basis usaha di bidang pengangkutan dan perdagangan batubara. Manajemen menilai langkah tersebut menjadi fondasi penting dalam transformasi bisnis LAPD ke depan.

    Dalam RUPSLB tersebut, pemegang saham menyetujui susunan Dewan Komisaris dan Direksi yang baru. Jabatan Komisaris Utama kini diemban oleh Sayid Muhammad Riyadh, didampingi Tan Siok Sing sebagai Komisaris dan Thauriq Anwar sebagai Komisaris Independen.

    Sementara itu, jajaran Direksi dipimpin oleh Jamal Abdul Nasir Bamadhaj sebagai Direktur Utama. Ia didukung oleh Kiran Raj, Hong Shieh Yung (Travis), Achmad Rifky, dan Bambang Rahardja Burhan sebagai Direktur.

    Manajemen menyampaikan bahwa kombinasi kepemimpinan baru tersebut diharapkan mampu memperkuat tata kelola perusahaan, meningkatkan efisiensi operasional, serta membuka peluang pengembangan bisnis dengan standar global.

    Direktur Utama LAPD, Jamal Abdul Nasir Bamadhaj, menegaskan bahwa fokus jangka pendek perseroan adalah memperbaiki kinerja operasional melalui efisiensi internal. Namun demikian, LAPD juga menyiapkan strategi pertumbuhan non-organik melalui potensi akuisisi yang dinilai strategis.

    "Kami akan melakukan evaluasi mendalam terhadap peluang akuisisi yang strategis. Sinergi dengan PT JSI Sinergi Mas diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi kinerja keuangan perseroan serta mempercepat pemulihan kinerja," ujar manajemen dalam RUPSLB.

    Sejalan dengan perubahan pengendalian tersebut, PT JSI Sinergi Mas saat ini tengah memfinalisasi proses Penawaran Tender Wajib (Mandatory Tender Offer/MTO) atas 39,80 persen saham publik LAPD, sesuai dengan ketentuan dan regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

    Manajemen menilai langkah ini akan memperkuat struktur kepemilikan, meningkatkan kepercayaan pasar, serta menjadi pijakan awal bagi transformasi dan ekspansi LAPD di sektor energi dan pertambangan. (end)