JATI BERENCANA GELAR BUYBACK SAHAM
Share via
Terbit Pada
25 June 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 23-06-2026, 05:43:pm
17557458
IQPlus, (25/6) - PT Informasi Teknologi Indonesia Tbk. (JATI) berencana melanjutkan pelaksanaan pembelian kembali saham Perseroan (Buyback) dan pengalihan hasil buyback yang tercatat di PT Bursa Efek Indonesia.
Dalam prospektus ringkasnya Kamis (25/6) Manajemen JATI menuturkan bahwa nilai atau biaya Pembelian Kembali Saham direncanakan sebanyak-banyaknya sebesar Rp25,9 miliar untuk pelaksanaan Buyback tahap ini. Besaran dana tersebut ditetapkan dengan mempertimbangkan realisasi program Buyback yang telah berakhir sebelumnya, dimana Perseroan telah merealisasikan pembelian kembali saham sebesar Rp9.000.466.382 dari alokasi dana maksimum sebesar Rp35 miliar.
Sebagai informasi, sampai dengan berakhirnya periode pelaksanaan Buyback sebelumnya pada tanggal 8 Juni 2026, Perseroan telah merealisasikan pembelian kembali sebanyak 86.540.200 saham atau sebesar 53,05% dari jumlah maksimum saham yang direncanakan untuk dibeli kembali, dengan total dana yang digunakan sebesar Rp9.000.466.382 atau 25,72% dari alokasi dana maksimum yang telah ditetapkan.
Dana untuk pelaksanaan Buyback akan berasal dari kas internal Perseroan dan tidak berasal dari hasil penawaran umum maupun pinjaman. Jumlah realisasi tersebut telah memperhitungkan seluruh biaya yang timbul sehubungan dengan pelaksanaan Buyback, termasuk harga pembelian saham, komisi pedagang perantara efek, serta biaya transaksi lainnya.
Adapun perkiraan Jadwal Periode Buyback mulai 26 Juni 2026 hingga 25 September 2026 dan perkiraan Jadwal Periode Pengalihan Saham Hasil Buyback Maksimal 25 September 2029 dengan harga penawaran untuk pembelian kembali saham harus lebih rendah atau sama dengan harga transaksi yang terjadi sebelumnya pada Bursa Efek.
Melalui aksi korporasi ini JATI bertujuan untuk mendukung stabilitas perdagangan saham Perseroan di tengah kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan serta memberikan fleksibilitas bagi Perseroan dalam mengelola struktur permodalan secara lebih efektif dan efisien.
JATI meyakini bahwa harga saham Perseroan pada saat ini belum sepenuhnya mencerminkan nilai fundamental, kinerja, dan prospek usaha Perseroan. Oleh karena itu, Buyback diharapkan dapat memberikan sinyal positif kepada pasar mengenai keyakinan Perseroan terhadap prospek usaha jangka panjang dan komitmen Perseroan dalam menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi para pemegang saham.
Selain itu, pelaksanaan Buyback diharapkan dapat menjaga keseimbangan antara kondisi pasar dan nilai fundamental Perseroan, serta meningkatkan kepercayaan investor dan pemangku kepentingan terhadap kemampuan Perseroan dalam mempertahankan kinerja usaha dan mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan.
Setelah berakhirnya periode Pembelian Kembali Saham, Perseroan dapat melakukan pengalihan saham hasil buyback dengan tunduk pada ketentuan POJK. Saham hasil Buyback akan menjadi saham treasury paling lama 3 (tiga) tahun setelah selesainya Buyback. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
