BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    J RESOURCES (PSAB) TEBAR DIVIDEN RP2,77 TRILIUN

    Terbit Pada

    05 June 2026

    Saham Terkait

    Terakhir diperbarui: 29-05-2026, 09:31:am

    15541557

    IQPlus, (5/6) - Emiten pertambangan, PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) resmi mengumumkan rencana pembagian dividen tunai dengan nilai fantastis mencapai total Rp2.778.300.000.000 (dua triliun tujuh ratus tujuh puluh delapan miliar tiga ratus juta Rupiah) untuk tahun buku 2025. Keputusan strategis ini disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar secara fisik dan daring di South Gallery, Lantai 3, Discovery SCBD, Jakarta Selatan, pada Rabu (3/6/2026).

    Nilai dividen yang digelontorkan tersebut setara dengan Rp105 per lembar saham. Pemegang saham memberikan suara setuju secara mutlak atau sebesar 100% tanpa ada penolakan untuk menetapkan penggunaan laba bersih tersebut. Rapat juga resmi memberikan kuasa dan wewenang kepada Direksi Perseroan untuk mengatur jadwal, tata cara, serta ketentuan pembayaran dividen sesuai dengan regulasi perpajakan yang berlaku.

    Selain pembagian dividen, RUPST yang dihadiri oleh pemilik saham yang mewakili 24.697.627.933 saham atau 93,34% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah ini juga menyetujui Laporan Tahunan Perseroan tahun buku 2025. Melalui pemungutan suara tersebut, pemegang saham memberikan pembebasan dan pelunasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et de charge) kepada jajaran Direksi dan Dewan Komisaris atas tindakan pengurusan dan pengawasan yang dilakukan sepanjang tahun yang berakhir pada 31 Desember 2025.

    Mata acara ketiga dan keempat RUPST juga menetapkan pemberian kuasa kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk Kantor Akuntan Publik (KAP) terdaftar di OJK guna mengaudit laporan keuangan tahun buku 2026 karena proses seleksi yang masih berjalan.

    Selain itu, Dewan Komisaris diberikan wewenang penuh untuk menetapkan besaran honorarium, gaji, serta tunjangan lain bagi anggota Direksi dan Dewan Komisaris untuk tahun buku 2026 dengan tetap mempertimbangkan kondisi keuangan Perseroan.

    Pada hari yang sama, Perseroan langsung melanjutkan agenda dengan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada pukul 14.55 WIB yang mencapai kuorum kehadiran sebesar 93,32%. Salah satu keputusan penting dalam RUPSLB ini adalah perombakan tata kelola di mana pemegang saham menyetujui pemberhentian dengan hormat Budikwanto Kuesar dari jabatan Komisaris Independen sekaligus mengangkat Arief Budi Prasetyanto sebagai penggantinya.

    Melalui perombakan tersebut, susunan jajaran manajemen utama yang baru kini diisi oleh Edi Permadi (Direktur Utama), Sanjaya J (Direktur), dan Adi Maryono (Direktur). Sementara pada jajaran pengawas diisi oleh Jimmy Budiarto (Komisaris Utama), Christian Wijayanto A.J. (Komisaris), serta Arief Budi Prasetyanto (Komisaris Independen).

    RUPSLB juga menyetujui penyesuaian Pasal 3 Anggaran Dasar mengenai maksud dan tujuan perusahaan agar selaras dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025 sesuai Peraturan Kepala BPS No. 7 Tahun 2025.

    Sebagai penutup agenda, pemegang saham memberikan persetujuan bagi Direksi untuk memberikan jaminan perusahaan (corporate guarantee) dalam rangka pembiayaan atau perolehan pinjaman dan utang dari pihak ketiga. Fasilitas pembiayaan ini dapat berbentuk pinjaman biasa maupun penerbitan obligasi oleh Perseroan dan/atau Entitas Anak, yang berlaku hingga pelaksanaan RUPS Tahunan berikutnya sesuai Pasal 102 UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas sebelum rapat akhirnya ditutup pada pukul 15.28 WIB. (end)