BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

INET AKUISISI 60% SAHAM SGI RP280,4 MILIAR, BIDIK BISNIS KABEL LAUT

Terbit Pada

17 September 2026

Saham Terkait

Terakhir diperbarui: 17-09-2026, 09:30:am

25943126

IQPlus, (17/9) - PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) memperkuat bisnis infrastruktur digital melalui akuisisi 60% saham PT Sarana Global Indonesia (SGI). Nilai transaksi untuk pengambilalihan saham tersebut mencapai Rp280,4 miliar.

Berdasarkan siaran pers perseroan pada 16 September 2026, SGI merupakan perusahaan yang bergerak di bidang rekayasa, pengadaan, konstruksi (EPC), serta pemeliharaan sistem kabel bawah laut untuk serat optik dan kabel listrik. Melalui transaksi tersebut, INET menargetkan terbentuknya kapabilitas infrastruktur kabel laut yang terintegrasi, mulai dari perencanaan, konstruksi, pengoperasian hingga pemeliharaan.

SGI memiliki rekam jejak dalam pembangunan dan pemeliharaan jaringan kabel bawah laut di Indonesia. Sejumlah proyek yang pernah dikerjakan antara lain Palapa Ring Barat sepanjang 1.744 kilometer, Palapa Ring Timur 2.071 kilometer, Perluasan Palapa Ring Timur 1.247 kilometer, Sabang-Lhokseumawe-Medan 625 kilometer, Aceh-Sibolga-Batam-Larantuka 769 kilometer, serta Luwuk-Tutuyan 342 kilometer.

Selain kabel serat optik, SGI memiliki pengalaman dalam pemasangan kabel listrik bawah laut, termasuk pemasangan kabel daya PLN-WIKA sepanjang 36 kilometer dengan tiga sirkuit serta proyek interkoneksi Singapura-Malaysia. SGI juga mengerjakan pemulihan dan perbaikan sirkuit pada periode 2023-2025.

Dari sisi aset, SGI memiliki kapal kabel khusus Pacific Guardian dengan panjang 115,6 meter dan kapasitas 6.133 GT yang dilengkapi remotely operated vehicle (ROV) dengan kemampuan hingga kedalaman 2.500 meter. SGI juga memiliki tongkang penggelar kabel Nostag 10 berukuran 92 meter x 28 meter dengan kapasitas 4.212 GT. Kedua armada tersebut berbendera Indonesia.

SGI juga memiliki kontrak pemeliharaan jangka panjang, antara lain dengan PT Palapa Timur Telematika selama 15 tahun sejak 2019 untuk jaringan Palapa Ring Timur sepanjang 4.571 kilometer. Selain itu, terdapat kontrak dengan PT Len Telekomunikasi Indonesia untuk Palapa Ring Tengah sepanjang 1.807 kilometer serta PT Mora Telematika Indonesia untuk jalur Sape-Ende-Kupang-Bajo.

Direktur Utama INET Muhammad Arif mengatakan akuisisi SGI memberikan kemampuan bagi perseroan untuk membangun, mengoperasikan, dan memelihara jaringan kabel laut dalam satu ekosistem. Menurutnya, langkah tersebut juga ditujukan untuk memperkuat konektivitas nasional.

"Indonesia adalah negara kepulauan, dan masa depan digital kita secara harfiah terletak di dasar laut. Melalui akuisisi SGI, INET memiliki kemampuan end-to-end untuk membangun, mengoperasikan, dan menjaga jaringan yang menghubungkan Indonesia. Akuisisi ini merupakan investasi untuk memperkuat kedaulatan konektivitas Indonesia," ujar Arif.

Dari sisi bisnis, perseroan menyebut kontrak pemeliharaan multi-tahun yang dimiliki SGI dapat memberikan basis pendapatan berulang. Akuisisi tersebut juga membuka akses bagi INET untuk mengembangkan layanan pada segmen kabel listrik bawah laut.

Transaksi akuisisi 60% saham SGI senilai Rp280,4 miliar tersebut merupakan Transaksi Material berdasarkan POJK No. 17/POJK.04/2020. Perseroan menyatakan transaksi bukan merupakan transaksi afiliasi maupun transaksi benturan kepentingan berdasarkan POJK No. 42/POJK.04/2020. Keterbukaan informasi transaksi telah disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (end)