BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    INDONESIA PERCEPAT TRANSISI ENERGI BERSIH LEWAT 1,3 GW PLTS ATAP

    Kategori

    Ekonomi Bisnis

    Terbit Pada

    21 April 2026

    11047705

    IQPlus, (21/4) - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), PT PLN (Persero), dan Asosiasi Energi Surya Indonesia (AESI) bekerja sama meluncurkan 1,3 GW Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap sebagai upaya percepatan transisi energi yang lebih bersih di Tanah Air.

    Direktur Pembinaan Program Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Ahmad Amiruddin di Jakarta, Selasa mengatakan, hal ini menandai capaian dan fondasi awal menuju visi pengembangan 100 GW energi surya nasional sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto dan Asta Cita.

    "Pengembangan PLTS 100 GW merupakan langkah strategis yang sejalan dengan Asta Cita, khususnya dalam mewujudkan swasembada energi, memperkuat hilirisasi, dan mendorong kemandirian energi nasional," kata Ahmad.

    Lebih lanjut, ia mengatakan inisiatif peluncuran 1,3 GW PLTS Atap ini sejalan dengan prioritas pembangunan nasional, antara lain mendukung implementasi Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN 2025-2034 dan peningkatan bauran energi baru terbarukan (EBT).

    Baca juga: SUSTAIN sebut atap surya dan power wheeling percepat target 100 GW

    Selain itu, langkah ini sekaligus mendukung visi perluasan akses energi bersih dan pengembangan 100 GW tenaga surya dan penyimpanan energi melalui inisiatif nasional berbasis desa dan koperasi, serta memperkuat daya saing industri nasional melalui energi yang lebih efisien dan rendah emisi.

    Lebih lanjut, Direktur Retail dan Niaga PT PLN (Persero) Adi Priyanto menambahkan peluncuran 1,3 GW PLTS Atap juga selaras dengan upaya untuk mempersiapkan fondasi bagi pertumbuhan ekonomi masa depan dan memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain utama transisi energi di kawasan Asia Tenggara (ASEAN).

    "Ke depan, kolaborasi dalam pengembangan PLTS Atap diharapkan semakin luas dan dapat mempercepat pemanfaatan energi surya di berbagai sektor," kata Adi.

    "Dengan dukungan berbagai pihak, Indonesia memiliki peluang besar untuk mencapai target pengembangan energi surya nasional sekaligus memperkuat peran Indonesia dalam transisi energi di kawasan ASEAN," ujarnya menambahkan. (end/ant)