INDONESIA DORONG INKLUSIVITAS PEMBIAYAAN PERDAGANGAN DI KAWASAN OKI
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
04 November 2026
30735643
IQPlus, (4/11) - Indonesia menegaskan komitmennya untuk penyediaan akses pembiayaan perdagangan (trade finance) yang inklusif, andal, dan efisien bagi sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kawasan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).
Dalam keterangan di Jakarta, Rabu, Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti Widya Putri mengatakan UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia yang menyumbang sekitar 61 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) atau senilai lebih dari 500 miliar dolar AS pada 2025.
Namun, tantangan seperti keterbatasan pemahaman terkait persyaratan pembiayaan, agunan, dan riwayat kredit masih menghambat UMKM untuk mendapatkan pembiayaan ekspor guna menembus pasar internasional.
"Di tengah ketidakpastian ekonomi global, akses pembiayaan perdagangan yang terjangkau menjadi kunci utama dalam mendorong daya saing ekspor," ujar Roro.
Dalam sesi exchange view dalam Pertemuan The 42nd COMCEC Ministerial Session di Istanbul, Turkiye, Senin (2/11), Roro menyambut baik rekomendasi kebijakan yang telah diformulasikan oleh COMCEC Trade Working Group, terutama yang berfokus pada perluasan solusi pembiayaan syariah, penilaian kredit berbasis arus kas, digitalisasi dokumen perdagangan, dan skema penjaminan bagi UMKM.
Dalam rangka memperkuat ekosistem pembiayaan perdagangan regional, Indonesia juga mendukung gagasan kerja sama konkret antarnegara anggota OKI.
Adapun beberapa program terkait hal tersebut meliputi peningkatan kapasitas, fasilitas pembiayaan bersama, jaminan kredit, serta asuransi ekspor terutama bagi UMKM. (end/ant)
Riset Terkait
Berita Terkait
