INDEKS KEPERCAYAAN INDUSTRI JANUARI NAIK KE LEVEL TERTINGGI DALAM 49 BULAN
Share via
Kategori
Ekonomi Bisnis
Terbit Pada
30 January 2026
02948867
IQPlus, (30/1) - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat Indeks Kepercayaan Industri (IKI) pada Januari 2026 mencapai 54,12 poin, melonjak 2,22 poin secara bulanan yang menjadikannya tertinggi sejak indeks tersebut pertama kali diluncurkan 49 bulan lalu pada November 2022.
Juru Bicara Kemenperin Febri Hendri Antoni Arif dalam pernyataan diterima di Bontang, Kalimantan Timur, Jumat, mengatakan penguatan tersebut mencerminkan meningkatnya optimisme pelaku industri terhadap prospek usaha di awal tahun.
"Capaian ini juga lebih tinggi 1,02 poin dibandingkan Januari 2025, yang menandakan penguatan kepercayaan pelaku industri terhadap prospek usaha di awal tahun," ujar dia.
Dari sisi makroekonomi, ia mengatakan stabilitas kebijakan moneter turut menopang kinerja industri. Keputusan Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan BI-Rate di level 4,75 persen pada Rapat Dewan Gubernur 20-21 Januari 2026 lalu dinilai memberikan kepastian bagi dunia usaha, seiring upaya menjaga stabilitas nilai tukar dan inflasi nasional.
Sedangkan di sektor riil, aktivitas manufaktur nasional masih berada dalam fase ekspansi. Indeks PMI S&P Global Manufaktur Indonesia pada Desember 2025 tercatat sebesar 51,2, menandai ekspansi selama lima bulan berturut-turut.
Sejalan dengan itu, Prompt Manufacturing Index Bank Indonesia (PMI-BI) triwulan IV 2025 meningkat menjadi 51,86 persen dan diproyeksikan terus menguat pada triwulan I 2026.
Menurut Febri, struktur IKI Januari 2026 menunjukkan perbaikan yang merata di hampir seluruh subsektor industri pengolahan. Dari 23 subsektor, sebanyak 20 subsektor berada pada fase ekspansi dan hanya tiga subsektor yang masih mengalami kontraksi.
Subsektor yang berada di zona ekspansi tersebut memberikan kontribusi sebesar 94,7 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) industri pengolahan nonmigas.
"Kami menilai peningkatan IKI terjadi karena pelaku industri mulai mengintensifkan kegiatan produksi untuk merespons dan memenuhi peningkatan permintaan menjelang bulan Ramadhan, Hari Raya Idul Fitri, serta hari raya keagamaan lainnya," katanya
Ia mengatakan dua subsektor dengan nilai IKI tertinggi tercatat pada industri kendaraan bermotor, trailer dan semi trailer, serta industri mesin dan perlengkapan. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
