BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

IMBAL HASIL OBLIGASI PEMERINTAH AS SEDIKIT MELANDAI SELASA

Kategori

Komoditi

Terbit Pada

29 September 2026

27157940

IQPlus, (29/9) - Imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS (Treasury) sedikit melandai pada Selasa setelah sempat mencapai level tertinggi baru pada sesi sebelumnya di tengah kekhawatiran yang terus berlanjut mengenai tekanan inflasi.

Imbal hasil Treasury AS tenor 10 tahun yang menjadi acuan utama bagi suku bunga kredit perumahan (KPR), kredit kendaraan bermotor, dan utang kartu kredit bergerak datar di angka 5,238%.

Imbal hasil obligasi Treasury tenor 30 tahun, yang biasanya bereaksi terhadap perkembangan geopolitik, turun 1 basis poin menjadi 5,551%.

Imbal hasil Treasury tenor 2 tahun, yang cenderung bergerak sejalan dengan keputusan suku bunga jangka pendek Federal Reserve, naik 1 basis poin menjadi 4,9389%.

Pada hari Senin, imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun maupun tenor 3 tahun sama-sama melonjak sebesar 5 basis poin, sementara imbal hasil tenor 2 tahun naik sebesar 6 basis poin.

Lonjakan biaya pinjaman baru-baru ini yang mendorong imbal hasil ke level tertinggi dalam beberapa tahun terakhir terjadi di tengah berlangsungnya pembicaraan terpisah antara AS dan Iran dengan pihak mediator yang bertujuan menyelesaikan konflik berkepanjangan di Timur Tengah, menurut laporan Al Jazeera.

Perang yang telah berlangsung selama tujuh bulan ini terus membebani harga energi dan memicu ekspektasi investor akan kenaikan suku bunga lanjutan oleh Federal Reserve guna mengatasi lonjakan harga yang tak terkendali, situasi yang diperparah oleh peningkatan utang pemerintah.

Berdasarkan perangkat CME FedWatch, para pelaku pasar kini memperhitungkan adanya peluang lebih dari 72% bagi kenaikan suku bunga The Fed berikutnya dalam pertemuan bulan Oktober. Hal ini menyusul keputusan Federal Open Market Committee (FOMC) bank sentral tersebut awal bulan ini, yang menyetujui kenaikan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin dengan suara bulat 12-0.

Sementara itu, serangkaian rilis data ekonomi pekan ini termasuk laporan JOLTS bulan Agustus, indeks PCE inti, data PDB kuartalan, serta data bulanan *nonfarm payrolls* dan tingkat pengangguran akan memberikan wawasan baru bagi pasar mengenai kondisi ekonomi domestik. (end/CNBC)