BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    IFORTE AJUKAN PENAWARAN TENDER SAHAM INTI BANGUN SEJAHTERA

    Terbit Pada

    10 June 2026

    Saham Terkait

    Terakhir diperbarui: 10-04-2026, 11:41:am

    16027749

    IQPlus, (10/6) - PT Iforte Solusi Infotek (Iforte) secara resmi meluncurkan Penawaran Tender Sukarela (Voluntary Tender Offer/VTO) atas saham PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST) yang dimiliki oleh publik. Langkah ini diambil sebagai tindak lanjut atas persetujuan para pemegang saham independen dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 5 Juni 2026, yang menyepakati rencana perubahan status IBST dari perusahaan terbuka menjadi perusahaan tertutup (Go Private) serta penghapusan pencatatan saham (delisting) dari Bursa Efek Indonesia.

    Dalam pernyataan resminya, Iforte menawarkan harga beli sebesar Rp5.400 per saham bagi pemegang saham publik. Harga ini telah ditetapkan berdasarkan formulasi yang mengacu pada ketentuan Peraturan OJK Nomor 45 Tahun 2024, di mana harga penawaran harus lebih tinggi dari rata-rata harga tertinggi perdagangan harian di bursa dalam kurun waktu 90 hari sebelum pengumuman RUPSLB. Berdasarkan perhitungan, nilai penawaran ini telah melampaui harga minimum yang disyaratkan, yakni Rp5.374 per saham.

    Objek dari penawaran tender sukarela ini adalah sebanyak-banyaknya 650.832 saham milik pemegang saham publik, yang merepresentasikan sekitar 0,05% dari total seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam IBST. Saat ini, Iforte tercatat sebagai pengendali perusahaan dengan kepemilikan sebesar 99,95% atau setara dengan 1.350.254.095 saham.

    Iforte telah menetapkan periode penawaran tender sukarela akan berlangsung selama 30 hari, mulai dari 1 Juli 2026 hingga 30 Juli 2026. Seluruh pemegang saham publik yang berminat untuk berpartisipasi diwajibkan untuk melengkapi serta mengembalikan Formulir Penawaran Tender Sukarela (FPTS) kepada Biro Administrasi Efek (BAE), yakni PT Raya Saham Registra, paling lambat pada tanggal penutupan periode tersebut.

    Terkait proses pembayaran, Iforte menegaskan kesanggupan dan ketersediaan dana untuk melunasi kewajiban pembelian saham tersebut kepada para pemegang saham yang telah memenuhi syarat. Pembayaran dijadwalkan akan dilaksanakan selambat-lambatnya pada 11 Agustus 2026, yang dilakukan dalam mata uang Rupiah setelah berakhirnya periode penawaran.

    Manajemen Iforte menyatakan bahwa langkah Go Private dan delisting ini merupakan bagian dari strategi bisnis jangka panjang Grup untuk menyederhanakan struktur korporasi. Dengan perubahan status menjadi perusahaan tertutup, diharapkan Grup dapat memperoleh fleksibilitas yang lebih besar dalam mengambil aksi korporasi, meningkatkan efisiensi operasional dan biaya, serta mengurangi kompleksitas dalam pemenuhan ketentuan regulasi yang dinamis.

    Bagi pemegang saham publik yang tidak bersedia menjual sahamnya dalam periode VTO ini, mereka akan tetap tercatat sebagai pemegang saham IBST meskipun nantinya status perusahaan telah berubah menjadi perusahaan tertutup. Iforte menekankan bahwa seluruh prosedur dan persyaratan ini dilakukan sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam POJK Nomor 54/POJK.04/2015 dan POJK Nomor 45/2024 demi memenuhi transparansi bagi seluruh pemegang saham.(end)