BCA Sekuritas
    langid
    Berita Harian

    ICDX : MEKANISME LINDUNG NILAI SANGAT PERLU UNTUK BISNIS JANGKA PANJANG

    Kategori

    Ekonomi Bisnis

    Terbit Pada

    12 March 2026

    07056869

    IQPlus, (12/3) - Direktur Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Nursalam mengatakan mekanisme lindung nilai sangat diperlukan para pelaku usaha dengan bisnis jangka panjang.

    Di ICDX, lanjutnya, untuk perdagangan multilateral telah diperdagangkan kontrak-kontrak berjangka perdagangan atas kedua komoditas minyak mentah dan emas, yang tentunya dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk melakukan lindung nilai.

    "Dalam kondisi harga komoditas yang sangat fluktuatif karena berbagai faktor, mekanisme lindung nilai ini sangat diperlukan para pelaku usaha dengan bisnis jangka panjang," ujarnya dalam kegiatan ICDX Commodity Outlook, dengan tema "GOLD & CRUDE OIL : "Availability, Geopolitics and Global Market" di Jakarta, Kamis.

    Saat ini di ICDX, untuk kontrak berjangka komoditas minyak mentah dan emas, produk-produk yang diperdagangkan secara multilateral yaitu GOFX. GOFX merupakan produk instrumen derivatif komoditas yang terdiri dari kontrak spot dan berjangka emas, kontrak berjangka minyak mentah, serta kontrak spot forex berukuran mini (1/10 dari kontrak standar).

    Terkait perdagangan kontrak berjangka komoditas emas dan minyak mentah pada tahun 2025 di ICDX, tercatat transaksi multilateral atas kontrak komoditas berbasis minyak mentah mencapai 61.260 lot. Adapun transaksi multilateral atas kontrak komoditas berbasis emas mencapai 1.627.698 lot.

    Adapun kontrak berjangka komoditas minyak mentah didominasi kontrak COFRMic dengan transaksi sebanyak 51.548 lot. Kontrak COFRMic merupakan kontrak berjangka minyak mentah berukuran mikro dengan acuan harga West Texas Intermediate (WTI) sebagai underlying. Kontrak ini memiliki ukuran sebesar 10 barel per lot, sehingga memberikan akses yang lebih fleksibel bagi pelaku pasar untuk melakukan transaksi maupun lindung nilai terhadap pergerakan harga minyak mentah.

    Untuk kontrak berjangka komoditas emas, didominasi kontrak GOLDUDMic dengan transaksi sebanyak 682.310 lot. GOLDUDMic merupakan versi mikro dari kontrak GOLDUD dengan ukuran 1/100 dari kontrak standar dengan minimum transaksi 1 lot mikro (setara 0,01 kontrak GOLDUD).

    "Ukuran kontrak yang lebih kecil membuat transaksi emas berbasis USD lebih terjangkau, namun tetap memberikan eksposur terhadap pergerakan harga emas global yang mengacu pada pasar Loco London," ungkap Nursalam.

    GOLDUD merupakan kontrak gulir harian emas dalam denominasi USD yang diperdagangkan di bursa dengan ukuran kontrak sebesar 10 troy ounce per lot. Kontrak ini mengacu pada harga emas di pasar internasional Loco London dengan tingkat kemurnian 99,99 persen, sehingga mencerminkan pergerakan harga emas global. (end/ant)