IBOS UPDATE AKUISISI JMS DAN RKN, SATU HAMPIR RAMPUNG
Share via
Terbit Pada
20 February 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 14-01-2026, 12:11:pm
05033532
IQPlus, (20/2) - PT Indo Boga Sukses Tbk (IBOS) menyampaikan perkembangan terbaru terkait rencana akuisisi terhadap dua perusahaan, yakni PT Rote Karaginan Nusantara (RKN) dan PT Javaindo Maju Sejahtera (JMS), yang sebelumnya sempat ditunda pada awal 2025.
Manajemen IBOS menjelaskan bahwa setahun lalu perseroan menargetkan proses akuisisi kedua entitas tersebut dapat berjalan cepat. Namun dalam perjalanannya, proses legal, teknis, dan financial due diligence memerlukan waktu lebih panjang dari perkiraan awal.
Untuk JMS yang bergerak di bidang fast moving consumer goods (FMCG), perseroan telah menyelesaikan proses finalisasi due diligence. Manajemen menyebutkan bahwa proses akuisisi JMS saat ini telah mendekati tahap akhir.
"Perseroan akan mengumumkan kelanjutan proses akuisisi JMS melalui keterbukaan informasi kepada Bursa," ujar manajemen.
Sebelum penyampaian keterbukaan informasi di situs Bursa Efek Indonesia, perseroan juga berencana menyampaikan pemberitaan resmi melalui media massa.
RKN Masih Tunggu Hasil Audit
Sementara itu, untuk RKN, proses legal due diligence telah berjalan. Namun saat ini perseroan masih melanjutkan tahap technical due diligence dan menunggu laporan audit keuangan dari perusahaan target.
Manajemen menegaskan, perkembangan lebih lanjut terkait rencana akuisisi RKN akan disampaikan melalui mekanisme keterbukaan informasi sesuai ketentuan pasar modal.
Siapkan Aksi Korporasi Lain
Selain dua target tersebut, IBOS juga mengungkapkan tengah menjajaki sejumlah rencana akuisisi terhadap perusahaan lain. Perseroan menyatakan proses akuisisi tidak sesederhana yang dibayangkan karena memerlukan kajian menyeluruh dari sisi hukum, teknis, hingga keuangan.
"Perseroan saat ini sangat ekspansif untuk melakukan proses akuisisi perusahaan-perusahaan target," kata manajemen.
Setiap rencana aksi korporasi yang bersifat material, lanjutnya, akan diumumkan kepada publik melalui keterbukaan informasi agar tetap sejalan dengan prinsip transparansi di pasar modal. (end).
Riset Terkait
Berita Terkait
