BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

IATA RESMIKAN LOGO BARU, PERKUAT IDENTITAS DAN ARAH STRATEGIS

Terbit Pada

11 August 2026

Saham Terkait

Terakhir diperbarui: 10-08-2026, 04:31:pm

22230105

IQPlus, (11/8) - PT Karya Pacific Energy Tbk (IDX: IATA) secara resmi meluncurkan logo baru perusahaan pada Senin (10/8/2026). Langkah ini merupakan bagian penting dari transformasi identitas visual setelah Perseroan secara resmi melakukan pergantian nama perusahaan.

Sebelumnya, Perseroan beroperasi dengan nama PT MNC Energy Investments Tbk sebelum akhirnya berganti menjadi PT Karya Pacific Energy Tbk. Perubahan nama tersebut telah mengantongi persetujuan dari para pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 22 Juni 2026.

Presiden Direktur IATA, Suryo Eko Hadianto, menyampaikan bahwa perubahan identitas ini menjadi tonggak utama dalam perjalanan perusahaan menuju fase pertumbuhan berikutnya di bawah naungan pengendali baru.

"Dengan dukungan pengendali baru, Perseroan optimistis dapat memperkuat kapabilitas usaha dengan memanfaatkan integrasi dalam ekosistem Karya Pacific Group pada seluruh kegiatan operasional Perseroan, sehingga meningkatkan efisiensi dan efektivitas usaha," ujar Suryo Eko Hadianto.

Ia juga menambahkan bahwa transformasi ini mempertegas komitmen perusahaan untuk terus menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis yang berkesinambungan.

Dari sisi desain, bentuk grafis logo baru merepresentasikan nilai keberlanjutan, ekspansi, serta gerakan ke arah atas yang melambangkan semangat pertumbuhan dan pola pikir visioner Perseroan.

Penggunaan warna gradasi hijau pada logo merepresentasikan transformasi energi yang inovatif, berkelanjutan, dan memberi manfaat luas, didampingi slogan baru "Empowering Growth, Energizing the Future".

Manajemen menegaskan bahwa perubahan identitas visual ini tidak memengaruhi kegiatan operasional sehari-hari maupun komitmen hukum Perseroan kepada pelanggan, mitra bisnis, investor, dan kreditur.

Seluruh hak dan kewajiban Perseroan tetap berjalan sesuai regulasi yang berlaku, sementara penggunaan logo baru dilakukan secara bertahap pada media komunikasi, dokumen resmi, platform digital, dan aset korporasi.

Di samping transformasi identitas, Karya Pacific Energy terus berkomitmen mengoptimalkan produksi batu bara di tahun 2026 sembari menunggu hasil evaluasi pengajuan revisi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) dari Kementerian ESDM.

Guna memperkuat kapasitas produksi dan operasional, Perseroan memanfaatkan sinergi ekosistem Karya Pacific Group yang mencakup dukungan infrastruktur pelabuhan muat batu bara (jetty), jalan angkut (hauling road), kontraktor pertambangan, hingga alat berat.

Saat ini IATA mengelola tiga Izin Usaha Pertambangan (IUP) aktif yaitu PT Putra Muba Coal (PMC), PT Arthaco Prima Energy (APE), dan PT Indonesia Batu Prima Energi (IBPE) dengan akumulasi total sumber daya batu bara mencapai 598,23 juta MT dan total cadangan sebesar 287,83 juta MT. (end)