HRTA PERKUAT FUNDAMENTAL BISNIS
Share via
Terbit Pada
06 July 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 25-06-2026, 02:13:pm
18652818
IQPlus, (6/7) - Perusahaan manufaktur dan perdagangan emas, PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) menyatakan pihaknya terus berfokus untuk memperkuat fundamental bisnis agar tetap menjaga pertumbuhan secara berkelanjutan di tengah harga emas global yang memasuki fase koreksi.
Dalam hal ini, perseroan menerapkan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG), manajemen risiko, serta kepatuhan terhadap seluruh regulasi yang berlaku di setiap rantai pasok dan aktivitas operasional.
Direktur Investor Relations PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) Thendra Crisnanda dalam keterangannya di Jakarta, Senin, memandang koreksi harga emas merupakan dinamika yang wajar dalam pasar komoditas.
Menurutnya, faktor-faktor fundamental yang menopang permintaan emas masih tetap kuat, mulai dari ketidakpastian geopolitik, kebijakan suku bunga global, hingga meningkatnya kesadaran masyarakat untuk menabung emas.
"Koreksi harga emas merupakan bagian dari dinamika pasar yang dipengaruhi berbagai faktor global. Namun kami melihat fundamental permintaan emas masih tetap kuat, didukung oleh meningkatnya kesadaran masyarakat untuk menabung emas serta berkembangnya ekosistem bullion di Indonesia. Karena itu, kami tetap optimistis terhadap prospek industri emas dalam jangka panjang," jelas Thendra.
Pergerakan harga emas dipengaruhi oleh kombinasi faktor global dan domestik. Dari sisi global, keputusan Federal Reserve mempertahankan suku bunga disertai ekspektasi kebijakan higher for longer mendorong penguatan dolar AS dan memberikan tekanan terhadap harga emas.
Pada saat yang sama, perkembangan geopolitik di Timur Tengah, termasuk dinamika hubungan Amerika Serikat dan Iran, serta fluktuasi harga minyak, masih menjadi sumber volatilitas pasar.
Di dalam negeri, Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan melalui kebijakan off-cycle guna menjaga stabilitas rupiah.
Meski demikian, tingginya permintaan emas dari bank sentral global serta berlanjutnya akumulasi cadangan emas diperkirakan masih akan menjadi penopang prospek harga emas dalam jangka menengah hingga panjang.
Thendra menegaskan bahwa perseroan juga akan terus memperkuat inovasi, kualitas produk, serta kolaborasi dengan berbagai mitra untuk memperluas akses masyarakat terhadap tabungan emas yang aman dan terpercaya.
"Kami percaya kebutuhan masyarakat terhadap emas akan terus bertumbuh seiring meningkatnya kesadaran akan pentingnya perencanaan keuangan jangka panjang. Oleh karena itu, kami akan terus menghadirkan berbagai inovasi agar masyarakat dapat mengakses produk emas dengan lebih mudah, aman, dan nyaman," kata Thendra. (end/ant)
Riset Terkait
Berita Terkait
