BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

HARGA MINYAK STABIL DI PERDAGANGAN AWAL KAMIS INI

Kategori

Komoditi

Terbit Pada

20 August 2026

23130305

IQPlus, (20/8) - Harga minyak stabil pada perdagangan awal hari Kamis saat para investor menilai prospek konflik AS-Iran dan keamanan pelayaran melalui Selat Hormuz.

Kontrak berjangka minyak mentah Brent untuk pengiriman Oktober naik 25 sen, atau 0,3%, menjadi $91,87 per barel pada pukul 00.37 GMT, sementara kontrak berjangka minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS untuk bulan September turun 2 sen menjadi $85,81 per barel. Kontrak WTI bulan Oktober yang lebih aktif diperdagangkan naik 14 sen, atau 0,2%, menjadi $84,53.

Baik acuan Brent maupun WTI mencatat kenaikan selama empat sesi berturut-turut pada hari Rabu, dan ditutup pada level tertinggi sejak 24 Juli. Kontrak WTI bulan September akan berakhir pada hari Kamis ini.

"Harga minyak tetap tinggi karena pasar didukung oleh serangan sporadis di Timur Tengah, namun kekurangan momentum baru tanpa adanya eskalasi besar," ujar Hiroyuki Kikukawa, kepala strategi Nissan Securities Investment, sebuah unit dari Nissan Securities.

"Pasar kemungkinan akan mempertahankan tren kenaikan bertahap mengingat ketidakpastian seputar pembicaraan damai dan ketegangan yang melibatkan Uni Emirat Arab, Oman, dan Iran," tambahnya.

Keputusan UEA untuk menangguhkan seluruh transaksi keuangan dan ekonomi dengan Iran hingga pemberitahuan lebih lanjut telah kembali menyoroti hubungan yang tegang antara produsen minyak utama Arab Teluk tersebut dan Iran.

Pada hari Selasa, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa tidak ada pembicaraan yang sedang berlangsung dengan Iran dan bahwa Selat Hormuz dalam kondisi terbuka. Namun, Iran menyatakan bahwa jalur perairan tersebut tetap tertutup.

Data pada hari Rabu menunjukkan bahwa aktivitas pelayaran melalui Selat Hormuz melambat, karena sebagian besar pemilik kapal menghindari jalur perairan vital tersebut akibat tidak adanya sinyal yang jelas mengenai pembukaan kembali jalur itu setelah blokade yang diberlakukan selama konflik Iran.

Di AS, inventaris minyak mentah dan bensin meningkat sementara cadangan distilat turun pada pekan lalu, menurut laporan Energy Information Administration (EIA) pada hari Rabu. Persediaan minyak mentah naik sebesar 4,4 juta barel pada pekan yang berakhir tanggal 14 Agustus, dibandingkan dengan perkiraan penurunan sebesar 600.000 barel. (end/Reuters)