HARGA MINYAK NAIK LEBIH DARI 1% DI AWAL SENIN
Share via
Kategori
Komoditi
Terbit Pada
28 September 2026
27029515
IQPlus, (28/9) - Harga minyak naik lebih dari 1% pada perdagangan awal Asia hari Senin setelah Presiden AS Donald Trump menolak usulan perdamaian Iran yang bertujuan mengakhiri konflik Timur Tengah dan membuka kembali Selat Hormuz.
Kontrak berjangka minyak mentah AS untuk pengiriman bulan November naik 1,3% menjadi US$93,62 per barel, sementara patokan internasional Brent naik 1,8% menjadi US$106,31 per barel.
Trump telah menolak tawaran bersyarat Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz dan mengatakan kepada para stafnya bahwa ia memperkirakan serangan AS terhadap negara tersebut akan kembali dilakukan setelah pemilihan paruh waktu bulan November, demikian dilaporkan The Wall Street Journal pada hari Sabtu, mengutip pejabat AS yang tidak disebutkan namanya.
Trump kemudian mengonfirmasi kepada wartawan bahwa ia telah menolak usulan terbaru Teheran: "Mereka mengajukan usulan, tetapi saya menolaknya."
Secara terpisah, koalisi pimpinan Arab Saudi di Yaman menyatakan pada hari Sabtu bahwa mereka telah mencegat proyektil yang diluncurkan oleh pemberontak Houthi yang didukung Iran.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi pada hari Jumat menawarkan untuk membuka kembali jalur pelayaran penting tersebut dan memulai kembali negosiasi nuklir dengan Washington dalam waktu tujuh hari, jika pemerintahan Trump menyetujui syarat-syarat Teheran.
"Jika syarat-syarat tertentu dipenuhi, Selat Hormuz akan dibuka pada akhir tujuh hari tersebut, dan pembicaraan akan dimulai kembali," ujar Araghchi kepada wartawan di sela-sela Sidang Umum PBB di New York. (end/CNBC)
Riset Terkait
Berita Terkait
