BCA Sekuritas
langid
Berita Harian

HARGA EMAS TURUN DARI LEVEL TERTINGGI DALAM SEMINGGU

Kategori

Komoditi

Terbit Pada

13 October 2026

28530547

IQPlus, (13/10) - Harga emas turun dari level tertinggi dalam satu minggu saat para pedagang mencermati fluktuasi harga minyak sembari menantikan petunjuk baru mengenai arah kebijakan suku bunga Federal Reserve AS.

Harga emas diperdagangkan di bawah US$4.200 per ons, berbalik turun setelah sempat mencatatkan kenaikan pada sesi perdagangan Asia. Kontrak berjangka minyak mentah Brent naik ke level tertinggi dalam dua minggu di tengah runtuhnya "gencatan senjata energi" antara Rusia dan Ukraina serta serangkaian serangan baru oleh kelompok Houthi di Arab Saudi.

Meski demikian, harga emas sebagian besar tetap bertahan di atas US$4.000, antara lain karena derasnya arus masuk dana ke dalam *exchange-traded fund* (ETF) berbasis emas serta peningkatan pembelian oleh Bank Sentral Tiongkok (Peoples Bank of China).

Logam mulia ini berada di tengah tarik-menarik antara kuatnya investasi struktural serta permintaan bank sentral di satu sisi, dengan tingginya imbal hasil obligasi dan ekspektasi kebijakan moneter yang lebih ketat di sisi lain, ujar Manav Modi, analis komoditas di Motilal Oswal Financial Services.

"Latar belakang makroekonomi masih menantang karena tekanan inflasi yang persisten terus membuka peluang pengetatan kebijakan lebih lanjut oleh The Fed, yang turut menopang imbal hasil obligasi Treasury dan mempertahankan tekanan terhadap suku bunga riil," ujarnya.

Rencana kehadiran Gubernur The Fed Kevin Warsh pada hari Kamis (15 Oktober) dalam sebuah diskusi di pertemuan tahunan Dana Moneter Internasional (IMF) di Bangkok dapat memberikan wawasan mengenai pandangan bank sentral tersebut.

Para pelaku pasar juga menantikan sejumlah rilis data ekonomi, termasuk data inflasi AS, pada pekan ini.

Harga emas spot turun 0,7 persen menjadi US$4.167,14 per ons pada pukul 15.33 waktu New York, sementara harga perak turun 1,1 persen menjadi US$60,18 per ons. Harga platinum dan paladium juga mengalami penurunan. Indeks Bloomberg Dollar Spot tercatat tidak berubah. (end/Bloomberg)