HARGA EMAS NAIK KE LEVEL TERTNGGI LEBIH DARI DUA BULAN
Share via
Kategori
Komoditi
Terbit Pada
13 August 2026
22426410
IQPlus, (13/8) - Harga emas naik ke level tertinggi dalam lebih dari dua bulan pada hari Rabu (12 Agustus) setelah data inflasi AS sesuai dengan perkiraan, sehingga memperkuat keyakinan bahwa Federal Reserve AS akan mempertahankan suku bunga tetap pada bulan September.
Harga emas spot naik 0,9 persen menjadi US$4.406,64 per ons pada pukul 13.30 EDT (17.30 GMT) dan bergerak melampaui rata-rata pergerakan (moving average) 100 hari, yang saat ini berada di level US$4.387,22. Sebelumnya pada sesi perdagangan tersebut, harga emas sempat naik lebih dari 1 persen ke level tertinggi sejak 5 Juni.
Harga emas berjangka AS ditutup naik 0,6 persen pada level US$4.467,50.
Inflasi konsumen AS sedikit meningkat pada bulan Juli, yang berpotensi melemahkan argumen bagi kenaikan suku bunga oleh The Fed pada bulan September. Angka inflasi naik tipis 0,1 persen pada bulan Juli sesuai dengan perkiraan setelah sempat turun 0,4 persen pada bulan Juni.
"Data IHK (Indeks Harga Konsumen) ini cukup menggembirakan. Angkanya memang lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya, namun sejalan dengan perkiraan; ditambah lagi dengan pelemahan dolar dan faktor teknikal, semua ini turut membantu harga emas ikut naik," ujar analis Marex, Edward Meir.
Berdasarkan data CME FedWatch Tool, para pelaku pasar kini memperkirakan adanya peluang sekitar 40 persen untuk kenaikan suku bunga pada pertemuan The Fed bulan September, turun dari angka 46 persen sebelum data inflasi tersebut dirilis.
Di antara logam lainnya, harga perak di pasar spot naik 1,3 persen menjadi US$65,49 per ons, setelah sempat mencapai level tertinggi sejak 22 Juni pada sesi perdagangan sebelumnya.
Platinum naik 0,9 persen menjadi US$1.759,50, dan paladium menguat 0,5 persen menjadi US$1.367,23. (end/Reuters)
