HARGA EMAS BERTAHAN DEKAT US$4.400 PER ONS
Share via
Kategori
Komoditi
Terbit Pada
08 September 2026
25027727
IQPlus, (8/9) - Harga emas stabil di dekat US$4.400 per ons, karena para pedagang mempertimbangkan dampak yang saling bertentangan dari ketegangan di Timur Tengah dan penurunan nilai dolar AS terhadap yen.
Harga emas batangan sedikit berubah pada perdagangan awal, setelah turun 1,5 persen selama dua sesi terakhir.
Bentrokan yang kembali terjadi antara AS dan Iran di Selat Hormuz telah meningkatkan harga minyak dan kekhawatiran inflasi, dengan para pedagang memperkirakan sekitar 60 persen kemungkinan bahwa Federal Reserve AS akan menaikkan suku bunga minggu depan.
Kebijakan moneter yang lebih ketat biasanya menjadi hambatan bagi emas yang tidak memberikan imbal hasil.
Data harga konsumen yang akan dirilis akhir pekan ini diperkirakan akan memberikan petunjuk penting mengenai kemungkinan keputusan bank sentral AS tentang suku bunga pada pertemuan tanggal 14 hingga 15 September.
Di sisi lain, yang mendukung harga emas adalah penurunan dolar AS ke level terendah terhadap yen Jepang sejak Februari.
Harga emas batangan umumnya bergerak berlawanan arah dengan mata uang AS, di mana dolar AS yang lebih lemah membuat emas yang dihargai dalam mata uang tersebut lebih kompetitif bagi sebagian besar pembeli.
Sejak memantul dari titik terendah di sekitar US$4.000 pada bulan Juli, harga emas batangan telah stabil dalam kisaran yang relatif sempit. Logam mulia ini telah berfluktuasi di sekitar US$4.400 karena para pedagang berulang kali menilai kembali prospek kebijakan moneter The Fed.
Harga emas spot naik tipis 0,1 persen menjadi US$4.409,68 per ons pada pukul 7.18 pagi di Singapura. Perak juga naik 0,1 persen, menjadi US$66,22 per ons.
Platinum sedikit berubah, sementara paladium naik. Indeks Spot Dolar Bloomberg, indikator mata uang AS, turun tipis setelah turun 0,2 persen pada hari Senin. (end/Bloomberg)
Riset Terkait
Berita Terkait
