HARGA BATU BARA MENGUAT, LABA PTBA TEMBUS RP2,65 TRILIUN DI SEMESTER I 2026
Share via
Terbit Pada
01 September 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 01-09-2026, 09:10:am
24351706
IQPlus, (1/9) - PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp2,65 triliun pada semester I 2026. Capaian tersebut melonjak 218% dibandingkan laba pada periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp833,04 miliar.
Berdasarkan laporan kinerja perseroan, pendapatan usaha PTBA hingga 30 Juni 2026 mencapai Rp22,03 triliun, meningkat 8% secara tahunan (year-on-year/yoy) dari Rp20,45 triliun. Kenaikan pendapatan terjadi meski volume penjualan turun 2% menjadi 21,10 juta ton dari 21,62 juta ton pada semester I 2025.
Penguatan kinerja pendapatan ditopang kenaikan harga jual rata-rata (average selling price/ASP) sebesar 10% secara tahunan. Perseroan mencatat indeks harga Newcastle meningkat 25% yoy dan ICI-3 naik 15% yoy. Dari sisi pasar, penjualan domestik menyumbang 51%, sedangkan ekspor mencapai 49%, dengan lima negara tujuan ekspor terbesar yakni Vietnam, Bangladesh, Kamboja, India, dan Thailand.
Dari sisi operasional, produksi batu bara PTBA pada semester I 2026 tercatat 19,45 juta ton, turun 10% yoy dari 21,73 juta ton. Namun, kinerja operasional mulai menunjukkan pemulihan pada kuartal II 2026, dengan produksi meningkat 94% secara kuartalan dan penjualan tumbuh 8% secara kuartalan. ASP juga meningkat 14% secara kuartalan.
Sementara itu, beban pokok pendapatan turun 2% yoy menjadi Rp17,78 triliun dari Rp18,21 triliun. Penurunan tersebut sejalan dengan berkurangnya volume operasional dan membaiknya stripping ratio menjadi 5,26 kali dari 6,17 kali pada periode yang sama tahun sebelumnya. Di sisi lain, kenaikan harga BBM turut menjadi tantangan bagi perseroan, dengan harga BBM mencapai Rp19.503 per liter per 30 Juni 2026 atau naik 34% yoy.
Efisiensi turut menopang profitabilitas PTBA. Laba kotor meningkat 89% menjadi Rp4,25 triliun, sedangkan laba usaha melonjak 209% menjadi Rp2,82 triliun. EBITDA juga tumbuh 94% menjadi Rp4,27 triliun dengan margin EBITDA 19%, sementara margin laba bersih tercatat 12%.
Dari sisi neraca, total aset PTBA per 30 Juni 2026 mencapai Rp48,10 triliun, naik 10% dibandingkan posisi akhir 2025 sebesar Rp43,92 triliun. Ekuitas meningkat 12% menjadi Rp25,34 triliun, sedangkan kas dan setara kas naik 52% menjadi Rp6,88 triliun. Pada periode yang sama, pinjaman bank turun 25% menjadi Rp2,42 triliun.(end)
Riset Terkait
Berita Terkait
