HADAPI TANTANGAN PASAR, ANAK USAHA MLIA LAKUKAN SLOW REBUILD TUNGKU KACA
Share via
Terbit Pada
20 October 2026
Saham Terkait
Terakhir diperbarui: 05-10-2026, 05:11:pm
29237275
IQPlus, (20/10) - Di tengah tantangan lanskap usaha kaca lembaran yang semakin ketat serta kenaikan biaya produksi akibat penurunan alokasi gas, PT Muliaglass yang merupakan entitas anak dari PT Mulia Industrindo Tbk (MLIA) mengambil langkah strategis.
Per 20 Oktober 2026, perseroan resmi memutuskan untuk melaksanakan pembangunan ulang secara bertahap (slow rebuild) terhadap satu dari tiga tungku kaca lembaran yang telah memasuki tahun terakhir masa operasionalnya.
Direktur sekaligus Corporate Secretary PT Mulia Industrindo Tbk, Linda Halim, dalam keterbukaan informasi tertulis menyatakan bahwa kebijakan ini diambil dengan mengacu pada prinsip kehati-hatian (prudence principles). Langkah tersebut bertujuan utama untuk mempertahankan serta memperkuat posisi keuangan perseroan.
Selain itu, keputusan strategis ini diyakini mampu meredakan tekanan jual akibat melimpahnya pasokan (oversupply) kaca lembaran di pasar, sehingga membuka peluang penjualan yang lebih luas bagi perusahaan kedepannya.
Meski salah satu tungku sedang dalam proses pembangunan ulang secara bertahap, PT Muliaglass memastikan bahwa operasional pabrik tetap berjalan normal. Perusahaan akan mengoptimalkan tungku-tungku lain yang masih aktif.
Pihak manajemen juga optimis bahwa total volume produksi dari tungku yang tersisa akan mencukupi serta mampu memenuhi kebutuhan kaca lembaran bagi para distributor, processor, maupun pelanggan setia lainnya.
Dari sisi finansial, proyek slow rebuild ini diproyeksikan memberikan dampak positif yang signifikan. Selama masa pembangunan ulang berlangsung, PT Muliaglass diprediksi bakal memperoleh arus kas positif secara penuh mulai tahun 2027.
Arus kas yang kuat ini terutama ditopang oleh penurunan harga rata-rata gas, seiring dengan berkurangnya konsumsi porsi volume gas pada harga pasar yang lebih tinggi. (end)
Riset Terkait
Berita Terkait
