HADAPI STATUS PKPU, INI LANGKAH STRATEGIS ARTI PERTAHANKAN BISNIS
Share via
Published On
15 June 2026
Related Stocks
Latest update: 06-01-2026, 05:10:pm
16553905
IQPlus, (15/6) - PT Ratu Prabu Energi Tbk (ARTI) menegaskan komitmennya untuk mempertahankan kelangsungan usaha di tengah berbagai tantangan operasional dan keuangan yang masih membayangi perusahaan.
Melalui strategi efisiensi ketat dan fokus pada bisnis inti, emiten jasa penunjang migas ini berupaya menavigasi periode sulit yang dipicu oleh dampak berkepanjangan pandemi Covid-19 serta status Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) pada entitas anak perusahaan.
Manajemen Ratu Prabu Energi mengungkapkan bahwa status PKPU pada entitas anak berdampak langsung terhadap likuiditas dan kondisi keuangan perseroan. Sebagai langkah strategis, perusahaan saat ini tengah melakukan komunikasi intensif dan negosiasi restrukturisasi dengan para kreditur, sembari terus mengoptimalkan proses penagihan kepada klien sesuai kesepakatan yang ada.
"Kami terus berupaya maksimal untuk mendapatkan kontrak kerja baru sebagai upaya mempertahankan kelangsungan usaha, baik di level perseroan maupun melalui anak perusahaan," tulis manajemen dalam paparan publik perusahaan.
Di sisi operasional, perusahaan mengambil kebijakan efisiensi di semua unit bisnis. Langkah ini dilakukan untuk menekan beban, terbukti dari kemampuan perusahaan dalam memitigasi pelebaran rugi bersih di tahun 2025 yang hanya tercatat sebesar 0,035%. Fokus bisnis saat ini diarahkan pada pelayanan industri hulu migas, khususnya melalui jasa Hydraulic Workover (HWO) dan Tubular Services (TSD), yang menjadi tulang punggung pendapatan perusahaan.
Tahun 2025 menjadi momentum penting bagi entitas anak perusahaan, PT Lekom Maras, dalam menjaga kinerja operasional. Perusahaan berhasil mengamankan sejumlah kontrak kerja, di antaranya pekerjaan HWU di PT Prima Energi Bawean, inspeksi dan pemeliharaan OCTG untuk Premier Oil Natuna Sea B.V, serta layanan di Husky CNOOC Madura Limited dan Premier Oil Andaman Limited.
Selain efisiensi, manajemen juga memprioritaskan kesehatan dan keselamatan SDM serta melakukan penetapan skala prioritas terhadap kebutuhan internal dan kewajiban perusahaan sebagai bagian dari strategi mitigasi risiko di tengah kondisi ekonomi saat ini. (end)
Related Research
News Related
